Literasi lingkungan mahasiswa tingkat sarjana di Malang / Wenny Nur Fauziah

Wenny Nur (2019) Literasi lingkungan mahasiswa tingkat sarjana di Malang / Wenny Nur Fauziah. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fauziah, Wenny, Nur. 2019. Literasi Lingkungan Mahasiswa Tingkat Sarjana Di Malang. Tesis, Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hadi Suwono, M.Si., (2) Dr. Ibrohim, M.Si. Kata kunci: Literasi Lingkungan, mahasiswa natural-science dan social-science, mahasiswa tingkat sarjana Literasi lingkungan merupakan sikap sadar untuk menjaga lingkungan agar tetap terjaga keseimbangannya. Namun pada kenyataannya, banyak aktivitas manusia yang mengakibatkan kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan terjadi disebabkan ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan. Dalam menangani kerusakan lingkungan, dibutuhkan partisipasi dari semua pihak antara lain mahasiswa. Mahasiswa sebagai agen perubahan lingkungan sangat dibutuhkan dalam menanggulangi kerusakan lingkungan. Salah satu upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan adalah membangun pemahaman dan kemampuan mahasiswa tentang literasi lingkungan melalui pendidikan lingkungan. Pendidikan lingkungan merupakan salah satu wadah yang bertujuan untuk membentuk mahasiswa yang berwawasan lingkungan. Untuk mengukur pemahaman literasi lingkungan mahasiswa diperlukan instrumen literasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan instrumen literasi lingkungan untuk mahasiswa, (2) mengungkap tingkat literasi lingkungan mahasiswa dan (3) mengungkap perbedaan literasi lingkungan antara mahasiswa Natural dan Social-Science. Instrumen literasi lingkungan yang telah dikembangkan mengukur empat domain yaitu : pengetahuan, sikap, keterampilan kognitif dan perilaku. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan yang dilakukan oleh Zhu Yan (2015) yang telah dimodifikasi dengan melibatkan lima tahap pendekatan, meliputi: 1) mengidentifikasi domain literasi lingkungan dengan mengumpulkan informasi melalui studi pustaka. 2) menyusun item literasi lingkungan yang akan digunakan berdasarkan kerangka literasi lingkungan yang diidentifikasi oleh Hollweg et al. (2011) terdiri dari empat domain yaitu pengetahuan, sikap, keterampilan kognitif dan perilaku. 3) melakukan validasi pada ahli instrumen. 4) melakukan uji Fase 1. 5) melakukan uji Fase 2 diikuti dengan analisis faktor. Uji coba dilakukan di tiga kampus negeri di Malang yaitu Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Islam Negeri Malang (UIN Malang) dan Universitas Negeri Brawijaya (UB) berdasarkan bidang natural-science (biologi, fisika, kimia) dan social-science (akutansi, menejemen dan hukum). Jumlah total keseluruhan sampel dari kedua bidang yaitu natural dan social-science sejumlah 588 sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner yaitu dengan memberikan kuesioner secara langsung kepada para responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis faktor. Instrumen literasi lingkungan yang dikembangkan dinyatakan layak dan memenuhi kriteria sebagai suatu instrumen yang baik dengan hasil nilai reliabilitas pada uji coba lapangan antara 0,7-0,8 yang tergolong baik. Seluruh kriteria hasil analisis faktor konfirmatori dapat diterima dengan baik dengan nilai GFI sebesar 0,972, nilai AGFI sebesar 0,943, nilai CFI sebesar 0,971, nilai NFI sebesar 0,927 dan nilai RMSEA sebesar 0,047, sehingga disimpulkan bahwa model dapat diterima dengan baik karena memenuhi kriteria fit yaitu di atas 0,80 sedangkan RMSEA juga memenuhi kriteria fit yaitu kurang dari 0,10. Tingkat literasi lingkungan mahasiswa pada domain pengetahuan dengan skor 68,14 yang menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pengetahuan yang sedang, sikap dengan skor 85,10 menunjukkan bahwa mahasiswa tergolong memiliki sikap yang baik, keterampilan kognitif dengan skor 81,96 menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa tergolong baik, dan perilaku 68,32 menunjukkan bahwa perilaku mahasiswa tergolong baik. Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan ANOVA untuk membedakan kemampuan literasi lingkungan mahasiswa dibidang natural dan social-science, maka di hasilkan bahwa pengetahuan mahasiswa natural-science lebih tinggi dari pada social-science. Mahasiswa natural dan social-science memiliki sikap dan keterampilan yang hampir sama. Sedangkan pada perilaku mahasiswa natural-science secara signifikan lebih tinggi dari pada social-science.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S2 Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 11 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/112728

Actions (login required)

View Item View Item