Pengaruh model pembelajaran REACT berbantuan Teks Perubahan Konsep (TPK) untuk memperbaiki miskonsepsi siswa dengan kemampuan awal berbeda pada topik larutan penyangga / Wahyu Setyowati

Setyowati, Wahyu (2020) Pengaruh model pembelajaran REACT berbantuan Teks Perubahan Konsep (TPK) untuk memperbaiki miskonsepsi siswa dengan kemampuan awal berbeda pada topik larutan penyangga / Wahyu Setyowati. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Setyowati, Wahyu. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran REACT Berbantuan Teks Perubahan Konsep (TPK) untuk Memperbaiki Miskonsepsi Siswa dengan Kemampuan Awal Berbeda pada Topik Larutan Penyangga. Tesis, Pendidikan Kimia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Suhadi Ibnu, M.A., Ph.D., (2) Dr. Irma Kartika Kusumaningrum, S.Si.,M.Si. Kata kunci: model pembelajaran REACT, TPK, miskonsepsi, kemampuan awal Model pembelajaran REACT berbantuan TPK merupakan salah satu inovasi dalam pembelajaran kimia untuk membantu siswa meningkatkan pemahaman konsep kimianya karena dapat membuat siswa aktif mengkonstruk konsep dan juga mendorong terjadinya perubahan konsepsi siswa yang salah menjadi benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan pemahaman konsep dan retensi pemahaman konsep antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran REACT berbatuan TPK dan REACT saja, (2) perbedaan pemahaman konsep dan retensi pemahaman konsep antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan kemampuan awal rendah pada topik larutan penyangga, (3) dampak interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal terhadap pemahaman konsep dan retensi pemahaman konsep siswa pada topik larutan penyangga. Rancangan penelitian yang digunakan adalah desain faktorial 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 9 Malang tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 6 kelas. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Nilai kemampuan awal siswa diperoleh dari nilai ulangan harian topik asam basa. Instrumen pengukuran berupa soal tes pemahaman konsep larutan penyangga yang terdiri dari 29 soal (15 soal pilihan ganda beralasan tertutup disertai CRI dan 14 soal pilihan ganda) dengan validitas isi 84,37% dan reliabilitas (r) 0,740 untuk soal pilihan ganda beralasan tertutup dan (r) 0,599 untuk soal pilihan ganda. 29 soal ini digunakan pada pretest, posttest, dan delayed test. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan melalui uji two way ANOVA dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep dan retensi pemahaman konsep antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran REACT berbatuan TPK dan model pembelajaran REACT saja. Siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran REACT berbatuan TPK menunjukkan pemahaman konsep dan retensi pemahaman konsep lebih baik dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran REACT saja. Terdapat perbedaan pemahaman konsep dan retensi pemahaman konsep antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan kemampuan awal rendah pada topik larutan penyangga. Siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi menunjukkan pemahaman konsep dan retensi pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan siswa yang memiliki kemampuan awal rendah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat dampak interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal terhadap pemahaman konsep dan retensi pemahaman konsep siswa pada topik larutan penyangga.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S2 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/112061

Actions (login required)

View Item View Item