Analisis scientific reasoning dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran interactive demonstration disertai formative assessment untuk materi usaha dan energi / Demara Balqis

Balqis, Demara (2019) Analisis scientific reasoning dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran interactive demonstration disertai formative assessment untuk materi usaha dan energi / Demara Balqis. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Balqis, Demara. 2019. Analisis Scientific Reasoning dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Pembelajaran Interactive Demonstration disertai Formative Assessment untuk Materi Usaha dan Energi. Tesis, Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sentot Kusairi, M.Si (II) Dr. Edi Supriana, M.Si Kata Kunci: usaha dan energi, interactive demonstration, formative assessment, scientific reasoning, kemampuan pemecahan masalah Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi penting untuk menghadapi tantangan Abad 21. Meskipun kemampuan pemecahan masalah penting, tetapi banyak siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah fisika yang rendah. Rendahnya keterampilan pemecahan masalah salah satunya dipengaruhi oleh scientific reasoning. Scientific reasoning diperlukan untuk membuat keputusan dalam pemecahan masalah. Hasil pretest menunjukkan rendahnya tingkat scientific reasoning siswa yaitu pada tingkat penalar konkret. Berdasarkan hal tersebut untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan scientific reasoning yaitu melalui model pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif, yaitu model pembelajaran interactive demonstration disertai formative assessment. Tahap pembelajaran interactive demonstration dapat mengembangkan keterampilan memprediksi, menjelaskan, memperoleh dan mengolah data, menjelaskan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis scientific reasoning dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran interactive demonstration disertai formative assessment untuk materi usaha dan energi. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods embedded experimental model. Subjek penelitian adalah 34 siswa SMAN 7 Malang. Instrumen yang digunakan berupa soal two tier Lawson’s Classroom Test of Scientific Reasoning untuk mengumpulkan data scientific reasoning. Soal uraian digunakan untuk mengumpulkan data kemampuan pemecahan masalah siswa. Analisis secara kuantitatif melalui statistik deskriptif, N-gain score, d-effect size, dan uji beda. Analisis kualitatif dilakukan berdasarkan observasi dan wawancara. Diperoleh hasil bahwa pembelajaran interactive demonstration disertai formative assessment berpengaruh terhadap scientific reasoning dengan nilai effect size sebesar 0,75. Scientific reasoning siswa mengalami peningkatan dengan kategori sedang dengan nilai N-gain sebesar 0,34. Pada saat pretest scientific reasoning, sebanyak 25 siswa pada tingkat penalar konkret dan 9 siswa pada tingkat transisi awal. Saat posttest tingkat scientific reasoning siswa meningkat yaitu 1 siswa yang mencapai tingkat penalar formal, 8 siswa pada tingkat transisi akhir, 15 siswa pada tingkat transisi awal, dan 10 siswa pada tingkat penalar konkret. Selain itu pembelajaran juga berpengaruh sedang terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Pada pretest seluruh siswa termasuk kategori novice, sedangkan pada posttest terdapat 52,9% siswa termasuk kategori expert dan 47,1% siswa termasuk kategori novice. Peningkatan skor kemampuan pemecahan masalah ditunjukkan dengan nilai N-gain sebesar 0,65 dengan kategori sedang.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S2 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/111776

Actions (login required)

View Item View Item