Penalaran kreatif siswa SMP dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linier dua variabel / Wildan Hakim

Hakim, Wildan (2018) Penalaran kreatif siswa SMP dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linier dua variabel / Wildan Hakim. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Hakim, Wildan. 2018. Penalaran Kreatif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel. Tesis. Prodi Pendidikan Matematika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. rer. nat. I Made Sulandra, M.Si, (II) Dr. Erry Hidayanto, M.Si. Kata kunci: Penalaran kreatif, Pemecahan masalah, Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Kemampuan bernalar kreatif tidak hanya dibutuhkan siswa pada pembelajaran di sekolah, tetapi juga dibutuhkan siswa memecahkan masalah dan mengambil kesimpulan dalam kehidupan sehari-hari. Pemecahan masalah merupakan aktivitas yang melibatkan konseptualisasi dan mendorong keterlibatan siswa dalam berbagai aktivitas kognitif untuk menghubungkan konsep-konsep dalam mengkontruksi pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran kreatif siswa SMP dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Pendeskripsian tersebut didasarkan pada empat indikator, yaitu kebaruan (novelty), fleksibilitas (flexibility), hal yang masuk akal (plausibility) dan dasar matematis (mathematical foundation). Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VIIICSMP 13 Malang. Selanjutnya dipilih dua subjek penelitian yang memenuhi semua indikator penalaran kreatif dan juga mempertimbangkan saran dari guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan subjek penelitian S1 dan S2 menggunakan penalaran kreatif dengan baik dalam menyelesaikan masalah SPLDV yang diberikan, S1 dan S2 memenuhi semua indikator penalaran kreatif, yaitu (1) Kebaruan (novelty), S1 dan S2 memberikan strategi penyelesaian unik (baru) yang berbeda dengan strategi penyelesaian standar yang telah dipelajari (eliminasi dan subtitusi),yaitu menjumlahkan dua persamaan yang diketahui, sehingga memperoleh suatu jawaban. (2) Fleksibilitas (flexibility), S1 dan S2 menyelesaikan SPLDV dengan berbagai strategi yang berbeda-beda. S1 dan S2 menggunakan metode eliminasi, metode campuran (eliminasi dan subtitusi), serta metode yang unik (baru) yaitu dengan menjumlahkan dua persamaan linier yang diketahui. (3) Hal yang masuk akal (plausibility), S1 dan S2 dapat memberikan argumen dengan baik. yaitu memberikan alasan logis pada setiap tahap penyelesain. Namun pada nomor 2, S2 menggunakan intuitif intensi,yaitu ide yang muncul sebagai strategi guess and test dalam membuat keputusan berdasarkan feeling dan intrinsik yang menghasilkan jawaban spontan. (4) Dasar Matematis (mathematical foundation), S1 dan S2 menggunakan sifat-sifat operasi aljabardengan baikdalam menyelesaikan SPLDV yang diberikan. Operasi alajabar yang digunakan adalah operasi penjumlahan, pengurangan dan penyederhanaan. Adapun saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini adalah diharapkan guru memperhatikan dan melatih siswa untuk menggunakan strategi-strategi penyelesaian unik dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Gurujuga perlumenekankan siswa untuk menyelesaikan dengan berbagai strategi yang tidak selalu tergantung apa yang dijelaskan di dalam kelas. Serta membiasakan siswa untuk memberikan argumen logis (plausibility) dalam menyelesaikan setiap masalah matematika yang didasarkan pada sifat matematis (mathematical foundation). SUMMARY Hakim, Wildan. 2018. Creative Reasoning Of Junior High SchoolStudents In Solving System Of Two LinearEquations Problems. Thesis.Mathematics Education Program, Postgraduate, State University of Malang. Advisors: (I) Dr. rer. nat. I Made Sulandra, M.Si, (II) Dr. Erry Hidayanto, M.Si. Key Words: Creative Reasoning, Problem Solving, System of two linearequations Problems. Creative reasoning abilities are not only required by students on learning in chool, but also required students to solve problems and make conclusions in daily life. Problem solving is an activity that involves conceptualizing and encouraging student involvement in a variety of cognitive activities to link concepts in constructing comprehension. This study aims to describe the creative reasoning of junior high school students in solving the SPLDV problem. The description is based on four indicators. There are novelty, flexibility, plausibility and mathematical foundation. This research is an explorative research with qualitative approach. This research was conducted on the students of class VIIIC SMP 13 Malang. Subsequently two research subjects were selected that met all the indicators of creative reasoning and also considered the advice of the mathematics teacher. The results of the research that the subjects of S1 and S2 study using creative reasoning in solving the SPLDV problem, S1 and S2 satisfy all the creative reasoning indicators. There are (1) Novelty, S1 and S2 provide a unique strategy different from the standard strategy has been studied (elimination and substitution), which sum two known equations, to obtain an answer. (2) Flexibility, S1 and S2 completed SPLDV with different strategies. S1 and S2 using the method of elimination, mixed methods (elimination and substitution), as well as a unique method that is by summing two known linear equations. (3) Plausibility, S1 and S2 can provide arguments well. namely to provide a logical reason at each stage of completion. But at number 2, S2 uses intuitive intention, the idea that emerges as a guess and test strategy in making decisions based on feeling and intrinsic that produce spontaneous answers. (4) Mathematical foundation, S1 and S2 use the properties of algebraic operations well in completing the given SPLDV. The operation of algebra used is the operation of addition, subtraction and simplification. The suggestions that can be given from the results of this study is teachers pay attention and train students to use unique strategies in solving the given problem. Teachers also need to emphasize students to accomplish with various strategies that do not always depend on what is described in the classroom. As well as familiarize students to provide a plausibility argument in solving any mathematical problem based on mathematical foundation.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Matematika (MAT) > S2 Pendidikan Matematika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 20 Apr 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/110880

Actions (login required)

View Item View Item