Proses berpikir siswa dalam menyelesaikan persamaan trigonometri sederhana ditinjau dari teori pemrosesan informasi / Dharma Bagus Pratama Putra

Putra, Dharma Bagus Pratama (2014) Proses berpikir siswa dalam menyelesaikan persamaan trigonometri sederhana ditinjau dari teori pemrosesan informasi / Dharma Bagus Pratama Putra. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Putra, D. B. P. 2014. Proses Berpikir Siswa dalam Menyelesaikan Persamaan Trigonometri Sederhana Ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi. Tesis, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Abdur Rahman As’ari, M.Pd, M.A., (II) Dr. Hery Susanto, M.Si. Kata kunci: proses berpikir, persamaan trigonometri sederhana, pemrosesan informasi            Proses berpikir siswa cenderung bermacam-macam. Namun masalah yang sering terjadi adalah diabaikannya proses berpikir siswa oleh pendidik. Akibatnya konsep yang terbentuk dalam ingatan siswa salah ataupun konsep tersebut tidak saling terkoneksi sehingga siswa sulit mengingatnya. Proses berpikir yang dimaksud dalam penelitian ini adalah proses yang dimulai dari penemuan informasi, pengolahan informasi, penyimpanan, dan pemanggilan kembali informasi tersebut untuk menarik kesimpulan atau membuat suatu keputusan. Penelitian ini selanjutnya lebih di khususkan pada materi trigonometri sederhana karena pada materi ini siswa sering mendapatkan kesulitan.      Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Alat yang digunakan untuk menganalisis proses berpikir siswa pada penelitian ini adalah teori pemrosesan informasi. Teori pemrosesan informasi mengamati bagaimana informasi masuk, diproses, disimpan sampai dipanggil ulang dari ingatan individu. Dalam teori pemrosesan informasi terdapat tiga komponen utama yaitu 1) komponen penyimpanan informasi, 2) komponen proses kognitif, 3) komponen proses kontrol. Komponen penyimpanan informasi terdiri dari sensori register, memori kerja dan memori jangka panjang. Sedangkan komponen proses kognitif terdiri dari selective attention, perception, rehearsal, retrieval dan encoding.      Pemahaman siswa tentang soal tes cukup baik sehingga selective attention dan perception setiap subyek penelitian terhadap soal sudah benar. Namun pada proses retrieval, siswa mengalami banyak kesulitan. S1 mengalami kesulitan saat me-retrieval nilai sinus dikuadran IV, S2 salah menafsirkan sinus sebagai fungsi periodik, S3 hanya mengingat nilai sinus di kuadran I dan S4 mengalami kesulitan dalam melakukan manipulasi aljabar pada soal kedua. Dari wawancara dengan keempat subyek penelitian, diketahui bahwa hampir setiap konsep yang diingat siswa merupakan penjelasan dari guru. Pembelajaran teacher-center di mana guru menjelaskan ternyata kurang efektif membentuk konsep di memori siswa. Hal ini terbukti dari siswa yang salah dalam memahami konsep maupun siswa yang kesulitan dalam mengingat konsep dalam penelitian ini.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Matematika (MAT) > S2 Pendidikan Matematika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jun 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/110403

Actions (login required)

View Item View Item