English teachers' challenges in the implementation of 2013 curriculum in Vocational High School of Agricuoture in South Kalimantan / Muhammad Ali Usman

Usman, Muhammad Ali (2020) English teachers' challenges in the implementation of 2013 curriculum in Vocational High School of Agricuoture in South Kalimantan / Muhammad Ali Usman. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Usman, Muhammad Ali. 2019. Tantangan Guru Bahasa Inggris dalam Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian di Kalimantan Selatan. Tesis, Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Malang. Pembimbing I: Dr. Sintha Tresnadewi, M.Pd. Pembimbing II: 2. Francisca Maria Ivone, S.Pd, M.A, Ph.D. Kata Kunci: Tantangan guru, implementasi Kurikulum 2013, Sekolah Menengah Kejuruan Penelitian ini mendeskripsikan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris di SMK Pertanian selama implementasi Kurikulum 2013. Berdasarkan peraturan yang ada, implementasi kurikulum ini mencakup beberapa tahapan, seperti perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Dengan demikian, tahapan-tahapan tersebut menjadi fokus pembahasan dalam penelitian ini. Lebih jauh, penelitian ini juga mencakup tantangan-tantangan guru bahasa Inggris dalam melaksanakan praktik manajemen kelas sebagai salah satu bagian penting dalam pelaksanaan pembelajaran. Sebagai bagian dari usaha guru-guru dalam mengembangkan profesionalismenya selama implementasi Kurikulum 2013, penelitian ini juga mendeskripsikan implementasi strategi pengembangan profesionalisme yang dilakukan oleh guru-guru. Dengan demikian, penelitian ini terdiri dari 5 pertanyaan penelitian. Pertama, berkaitan dengan tantangan-tantangan guru bahasa Inggris dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kedua, berkaitan dengan tantangan-tantangan guru bahasa Inggris dalam pelaksanaan pembelajaran. Ketiga, berkaitan dengan tantangan-tantangan guru bahasa Inggris dalam hal evaluasi pembelajaran. Keempat, berkaitan dengan tantangan-tantangan guru bahasa Inggris dalam melaksanakan praktik manajemen kelas. Terakhir, berkaitan dengan bagaimana guru bahasa Inggris dalam melaksanakan strategi pengembangan profesionalisme untuk menyelesaikan tantangan-tantangan yang dihadapinya selama implementasi Kurikulum 2013 Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada dua SMK Pertanian di Kalimanta Selatan. Subyek dalam penelitian ini adalah 4 (empat) orang guru yang sudah mengajar Bahasa Inggris selama implementasi Kurikulum 2013. Peran peneliti dalam penelitian ini bertindak sebagai pengamat non partisipasi. Pengumpulan data dilaksanakan secara berurutan melalui distribusi kuisioner, analisa dokumen yang relevan, observasi kelas, wawancara siswa, wawancara guru secara mendalam dan wawancara kepala sekolah. Prosedur triangulasi dilaksanakan melalui memeriksa kembali dan membandingkan data temuan. Triangulasi dilakukan dengan memeriksa, membandingkan dan mencocokkan hasil wawancara guru dengan data yang diperoleh melalui kuisioner, wawancara siswa dan kepala sekolah, serta lembar observasi dan lembar analisa dokumen untuk memeproleh data yang komprehensif. Hasil dari penelitian ini digunakan untuk menjawab lima pertanyaan penelitian. Sehingga, pertanyaan penelitian tersebut menjadi tema dari temuan di dalam penelitian ini. Pertama, tantangan-tantangan dalam penyusunan RPP yang terdiri dari kesulitan dalam meninjau silabus, menentukan indikator, dan menentukan jenis asesmen. Faktor-faktor yang menyebabkan munculnya tantangan-tantangan tersebut adalah kebingungan terhadap silabus yang baru, kurangnya pengetahuan dalam mengembangkan KD ke dalam indikator dan pertimbangan keterbatasan waktu dalam melaksanakan asesmen serta intake siswa. Kedua, tantangan-tantangan di dalam pelaksanaan pembelajaran yang terdiri dari kesulitan dalam mempersiapkan dan memotivasi siswa untuk belajar serta menghubungkan pengetahuan awal siswa pada kegiatan awal sebelum pembelajaran, kesulitan dalam membimbing siswa untuk melaksanakan tahapan pendekatan saintifik dari mengamati, menanya, mengasosiasi dan mengkomunikasikan di dalam kegiatan inti serta kesulitan di dalam melaksanakan tahapan-tahapan pendekatan saintifik tersebut sesuai urutannya. Semantara, faktor-faktor yang memicu tantangan-tantangan tersebut adalah kondisi siswa, penguasaan kosa kata siswa yang rendah, motivasi dan kepercayaan diri siswa yang rendah, intake dan latar belakang siswa yang bervariasi, serta perbedaan karakteristik topik-topik pembelajaran. Ketiga, tantangan dalam evaluasi pembelajaran yang terdiri dari kesulitan guru dalam mencakup semua aspek asesmen di dalam Kurikulum 2013. Kondisi siswa dan keterbatasan waktu merupakan faktor yang menyebabkan guru-guru kesulitan dalam mencakup aspek asesmen terutama aspek pengetahuan dan keterampilan siswa. Keempat, tantangan-tantangan dalam mealksanakan praktik manajemen kelas, yang terdiri dari kesulitan dalam menyesuaikan susunan tempat duduk sesuai dengan jenis aktivitas belajar, kesulitan dalam mendorong siswa untuk bertanya dan berargumen atau berpendapat, dan kesulitan dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kecepatan dan kemampuan siswa dalam belajar. Faktor penyebabnya adalah keterbatasan waktu, ruang kelas yang kecil, dan kualitas tempat duduk yang rendah, perbedaan intake siswa serta jarak kemampuan antar siswa. Terakhir, berkaitan dengan pelaksanaan strategi pengembangan profesionalisme guru yang dalam hal ini strategi yang paling banyak sudah dilakukan oleh guru Bahasa Inggris adalah teaching portfolio, in-service training dan study group. Sementara, mereka jarang bahkan tidak pernah melaksanakan strategi lainnya seperti peer-coaching, mentoring, team teaching dan action research. Tantangan yang muncul adalah kurangnya komunikasi, kerjasama atau kolaborasi antar guru, kurangnya dukungan finansial untuk berpartisipasi di dalam study grup, dan kesulitan untuk mendapatkan akses informasi tentang seminar –seminar atau pelatihan-pelatihan. Beberapa saran diajukan berdasarkan hasil dari penelitian ini. Pertama, saran ditujukan kepada guru-guru Bahasa Inggris untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang merancang rencana pembelajaran, mengimplementasikan Pendekatan Saintifik atau metode lainnya sebagaimana yang dituntut dalam Kurikulum 2013, melaksanakan penilaian autentik, dan praktik pengelolaan kelas. Berikutnya, para kepala sekolah perlu untuk meningkatkan frekuensi upervisi dan pendampingan menjadi lebih intensif kepada para guru Bahasa Inggris khususnya dalam proses penyusunan RPP, praktik pengajaran, evaluasi pembelajaran. Terlebih lagi, kepala sekolah perlu mengusulkan kepada pemerintah tambahan anggaran yang lebih banyak untuk perbaikan dan peningkatan fasilitas kelas seperti ukuran kelas, kualitas tempat duduk siswa dan lain-lain untuk mendukung guru-guru Bahasa Inggris dalam mengelola kelas. Lebih jauh lagi, mereka perlu memberikan lebih banyak dukungan kepada guru-guru Bahasa Inggris dalam mengembangkan profesionalismenya, terutama dukungan alokasi keuangan dan akses informasi untuk meningkatkan partisipasinya dalam forum MGMP dan program pelatihan-pelatihan dalam jabatan. Untuk pemerintah, peneliti menyarankan agar mengevaluasi efektivitas sejumlah program seperti sosialisasi, workshop, seminar atau pelatihan tentang Kurikulum 2013 yang sudah dilaksanakan selama kurikulum diimplementasikan. Hal ini penting karena tidak semua guru bahasa Inggris merasa terbantu untuk menyelesaikan permasalahannya dalam implementasi Kurikulum 2013 meskipun mereka telah mengikuti berbagai jenis workshop atau training kurikulum dalam banyak kesempatan kesempatan sebagaimana hal ini diungkapkan oleh salah satu subyek penelitian ini. Terakhir, saran ditujukan kepada peneliti-peneliti selanjutnya. Karena penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal jumlah frekuensi observasi kelas dan kriteria subyek penelitian, para peneliti yang akan datang yang tertarik untuk meneliti tentang implementasi Kurikullum 2013, perlu memperbanyak frekuensi observasi kelas, subyek yang lebih sesuai dan cakupan wilayah. Sehingga, data yang lebih komprehensif terhadap pelaksanaan Kurikulum 2013 dapat diungkapkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Inggris (ING) > S2 Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/110106

Actions (login required)

View Item View Item