Pengaruh proses homogenisasi terhadap karakteristik film nano selulosa bakteri / Muhamad Muhajir

Muhajir, Muhamad (2019) Pengaruh proses homogenisasi terhadap karakteristik film nano selulosa bakteri / Muhamad Muhajir. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Muhajir, Muhamad. 2018. Pengaruh Proses Homogenisasi terhadap Karakteristik Film Nano Selulosa Bakteri. Tesis, Jurusan Teknik Mesin, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Heru Suryanto, ST., MT., (II) Aisyah Larasati, ST., MT., MIM., Ph.D. Kata Kunci: Bacterial Cellulose Nanofibers, High Pressure Homogenizer, kekuatan tarik, Kristalinitas, Struktur, Limbah Kulit Nanas Bacterial Cellulose (BC) memiliki sifat unik diantaranya kekuatan tarik, modulus, kapasitas penahan air, kristalinitas, biopolymer yang tinggi, kapabilitas yang baik dan ramah lingkungan. Keunggulan lain BC mudah untuk diproduksi serta memiliki kemurnian tinggi. BC berpengaruh terhadap karakteristik film Bacterial Cellulose Nanofibers (BCNFs). Upaya merekayasa struktur adalah dengan mengubah ukuran dan distribusi serat BCNFs melalui proses homogenisasi menggunakan High Pressure Homogenizer (HPH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh siklus dan tekanan terhadap karakteristik film BCNFs. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan memanfaatkan BC dari fermentasi limbah kulit nanas yang inkubasi bakteri Acetobacter xylinum selama 14 hari. Lembaran BC direndam dengan NaOH 1% selama 24 jam kemudian dihaluskan menggunakan high speed blender. BC yang sudah dihaluskan dihomogenisasi menggunakan HPH variasi siklus (5, 10, 15, dan 20 siklus) dengan tekanan 150 bar dan variasi tekanan (150 bar, 300 bar, 450 bar, dan 600 bar) dengan pengulangan 10 siklus. Film dibentuk dengan metode casting dan dikeringkan menggunakan oven pada suhu 60 °C selama 8 jam. Film diamati untuk mengetahui morfologi dengan scanning electron microscopy (SEM), struktur dengan x-ray diffraction (XRD), gugus fungsi dengan fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), porositas, dan kekuatan tarik. Hasil analisis morfologi BCNFs dari variasi siklus menunjukkan penurunan ukuran pori dan partikel menjadi homogen sehingga porositas juga menurun sebesar 31,94%. Kristalinitas BCNFs menurun sebesar 6% dengan gugus fungsi tidak ada perubahan. Kekuatan tarik BCNFs tertinggi sebesar 91,16 MPa dan modulus young sebesar 24,67 GPa. Hasil analisis morfologi BCNFs dari variasi tekanan menunjukkan penurunan ukuran pori sebesar 32% sehingga porositas juga menurun sebesar 73%. Kristalinitas BCNFs menurun sebesar 24% dengan gugus pungsi dan struktur BCNFs menunjukkan tidak ada perubahan. Kekuatan tarik BCNFs tertinggi sebesar 116,6 MPa dan modulus young sebesar 21,9 GPa. Dengan meningkatnya siklus dan tekanan dapat mempengaruhi karakteristik dari BCNFs. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi rekayasa struktur BCNFs berpotensi untuk filter maupun untuk sensor.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: ?? MTME ??
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108470

Actions (login required)

View Item View Item