Model investasi pernikahan: konstruk sosial praktik akuntansi (studi fenomenologi pada masyarakat Suku Melayu Kabupaten Sambas Kalimantan Barat) / Herjiden

Herjiden (2019) Model investasi pernikahan: konstruk sosial praktik akuntansi (studi fenomenologi pada masyarakat Suku Melayu Kabupaten Sambas Kalimantan Barat) / Herjiden. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Herjiden. 2019. Model Investasi Pernikahan Konstruksi Sosial Praktik Akuntansi (Studi Fenomenologi Pada Masyarakat Suku Melayu Sambas Kalimantan Barat). Tesis, Program Studi Magister Akuntansi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sudarmiatin, M.Si. (2) Dr. Dodik Juliardi, SE., MM, Ak Kata kunci: model investasi, gotong-royong, konstruk sosial, praktik akuntansi Model investasi pernikahan merupakan sebuah model investasi dengan mengadopsi budaya leluhur yang mengacu pada konsep gotong-royong.Model ini menerapkan prinsif fair value pada saatpenentuan harga barang yang di investasikan oleh masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Harga pasaran dijadikan sebagai harga acuan oleh masyarakat sehingga masyarakat tidak merasa di rugikan pada masa yang akan datang dikarenakan tidak akan terpengaruh oleh inflasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengungkap makna unik dari sebuah model investasi pernikahan yang diterapkan oleh masyarakat SukuMelayu kabupaten sambas. Sehinga untuk dapat melakukan aktivitas pendalaman terhadapan sesuatu maka digunakan fenomenologi transedental. Informan dalam penelitian ini diambil dari 3 desa yang ada di kabupaten sambas yang setiap desa diambil 5 orang informan dengan karakteristik yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya sebuah model investasi pernikahan maka dapat meringankan serta membantu masyarakat SukuMelayu Kabupaten Sambas dalam hal biaya pada saat menyelenggarakan acara pernikahan yang notabane membutukan biaya besar dalam penyelenggarannya. Adanya suatu kearifan lokal yang ada di suatu masyarakat menjadi suatu aset yang harus selalu dilestarikan dan dikembangkan seiring perkembangan zaman.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Akuntansi (AKU) > S2 Akuntansi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108462

Actions (login required)

View Item View Item