Swear words by online gamers at Holy Crap Internet Cafe / Sema Kurniawan

Kurniawan, Sema (2018) Swear words by online gamers at Holy Crap Internet Cafe / Sema Kurniawan. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v ABSTRAK Kurniawan, Sema. 2018. Kata Umpatan Gamer Online di Warung Internet Holy Crap. SarjanaÔÇÖs Thesis. Universitas Negeri Malang: Department of English. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A., (2) Prof. Dr. Siusana Kweldju, M.Pd. Kata kunci: Kata umpatan, Umpatan Bahasa Indonesia, Umpatan Bahasa Inggris, Gamer Online, Jenis kata umpatan. Di jaman ini, kata umpatan merupakan suatu hal yang fenomenal. Di era modern, mengumpat telah dianggap sebagai tindakan yang kasar dan menyinggung di kalangan masyarakat. Orang ÔÇô orang menggunakan kata umpatan untuk menghina atau mengekspresikan emosi mereka yang dapat dapat menimbulkan suatu masalah. Terkadang, orang ÔÇô orang tidak mengumpat untuk menghina atau mencemooh terhadap lainnya, namun mereka pun menggunakanya untuk bercanda atau merupakan suatu kebiasaan di keseharianya. Meskipun beberapa orang dapat dapat berbicara dengan beberapa bahasa, mereka cenderung mengumpat dalam bahasa ibu mereka karena mereka terbiasa menggunakan bahasa itu sejak mereka lahir. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kategori dan frekuensi penggunaan kata umpatan oleh partisipan penelitian yang terpapar oleh bahasa ibu dan juga bahasa asing. Dengan demikian, gamer online dipilih sebagai peserta penelitian ini. Kata umpatan yang ditemukan digolongkan ke dalam kuat dan lemah berdasarkan klasifikasi yang diajukan oleh Swan (1995). Rancangan penelitian untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti merekam percakapan antara gamer online saat bermain game. Rekaman kemudian ditranskripsikan sehingga peneliti bisa menemukan dan menggaris bawahi kata-kata umpatan yang ditemukan. Selain itu, peneliti juga mengelompokkan kata-kata umpatan ke dalam kategori kuat dan lemah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun peserta terbiasa dengan bahasa Inggris selama beberapa tahun, mereka masih terbiasa dan merasa lebih nyaman untuk mengumpat menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu mereka. Hal ini ditunjukkan dengan lebih besarnya jumlah frekuensi kata umpatan dalam bahasa Indonesia dibandingkan dengan bahasa Inggris. Ada 11 kata umpatan bahasa Indonesia yang disebutkan sebanyak 84 kali. Untuk kata-kata umpatan bahasa Inggris, ada 4 kata umpatan yang disebutkan sebanyak 20 kali. Kecenderungan menggunakan kata umpatan bahasa Indonesia dengan frekuensi lebih banyak daripada kata umpatan bahasa Inggris dikarenakan partisipan penelitian merasa lebih nyaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa orang ÔÇô orang masih terbiasa dengan bahasa ibu mereka saat mereka mengumpat. Meskipun mereka telah belajar dan terbiasa dengan bahasa Inggris selama beberapa tahun, tampaknya hal itu tidak membawa perubahan besar untuk kebiasaan bahasa mereka dalam mengumpat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Inggris (ING) > S1 Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Sep 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/10842

Actions (login required)

View Item View Item