Efektifitas nanopartikel Fe3O4 dan radiasi sinar UV terhadap kematian sel kanker payudara atau MCF-7 secara in-vitro / Yuslinda Annisa

Annisa, Yuslinda (2020) Efektifitas nanopartikel Fe3O4 dan radiasi sinar UV terhadap kematian sel kanker payudara atau MCF-7 secara in-vitro / Yuslinda Annisa. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Annisa, Yuslinda. 2018. Efektivitas Nanopartikel Fe3O4 dan Radiasi Sinar UV terhadap Kematian Sel Kanker Payudara/MCF-7 secara In-Vitro. Tesis, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Umie Lestari, M.Si, (II) Nandang Mufti, S.Si, M.T., Ph.D. Kata Kunci: nanopartikel Fe3O4, radiasi sinar UV, sel MCF-7, viabilitas, siklus sel, ekspresi ROS Nanopartikel magnetik (Fe3O4) banyak digunakan dalam berbagai aplikasi biologi, seperti MRI, cryoblation, biosensing, magnetik hipertermia, pemisahan sel, penargetan obat spesifik, dan rekayasa jaringan, serta memiliki potensi dalam terapi kanker. Nanopartikel Fe3O4 dapat terdegradasi dan dimetabolisme dalam lisosom, ion besi yang dihasilkan diangkut melintasi membran lisosomal ke sitosol dapat mempengaruhi reaksi oksida-reduksi intraseluler dan mengganggu homeostasis ROS yang dapat menginduksi jalur kematian sel. Paparan radiasi sinar UV dapat menghasilkan radikal bebas oksidatif yang dapat berinteraki dengan makromolekul seperti lipid, protein, RNA dan DNA merubah struktur dan mengganggu fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh nanopartikel Fe3O4 dan radiasi UV terhadap kematian sel MCF-7 yang dievaluasi dengan meninjau viabilitas, profil siklus sel, dan ekspresi ROS sel MCF-7. Sel MCF-7 dibagi dalam 5 taraf perlakuan (25 µg / mL, 50 µg / mL, 75 µg / mL, 100 µg / mL, 125 µg / mL) nanopartikel Fe3O4 (12-20 nm) dan radiasi sinar UV (&#955;=254 nm) selama 360s. Viabilitas sel dievaluasi setelah 48 jam inkubasi dengan metode MTT sampai terbentuk kristal formazan ungu, dan absorbasinya diukur pada 570 nm. Analisis siklus sel dengan pewarnaan propidium iodine, running flow cytometry dilakukan menggunakan Flow Cytometry FACS Calibur, dan dianalisis menggunkan CellQuest program. Ekspresi ROS pada sel dievaluasi dengan pewarnaan 2',7'-dichlorodihydrofluorescein diacetate (H2DCFDA) 25 µmol/L dan sel diamati dengan Confocal Laser Scanning Miroscopy (Olympus, Japan), dan intensitas ROS intraseluler sel dianalisis dengan software Olympus Flouview version 17a (Olympus, Japan). Analisis statistik data dengan One-way ANOVA dengan p < 0.05. Kombinasi nanopartikel Fe3O4 dan radiasi sinar UV dapat menurunkan viabilitas sel MCF-7 optimum pada dosis nanopartikel Fe3O4 75 µg/mL dengan radiasi UV sebesar 23%. Penghambatan siklus sel MCF-7 pada fase sub-G1/Apoptois oleh nanopartikel Fe3O4 dengan persentase jumlah sel tertinggi pada dosis 0 µg/mL (F0) dengan radiasi UV sebesar 58.79%. Ekspresi ROS pada sel MCF-7 meningkat dengan pemberian nanopartikel Fe3O4 dan radiasi sinar UV, dengan ekspresi ROS tertinggi pada taraf perlakuan nanopartikel Fe3O4 50 µg/mL dan radiasi UV sebesar 1592.34 AU. Nanopartikel Fe3O4 dan radiasi UV memiliki efek potensial dalam pengembangan terapi kanker payudara.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S2 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108377

Actions (login required)

View Item View Item