Sintesis dan karakteriasasi ferofluida Fe.O,/OA/DMSO Surfaktan Ganda Sebagai Agen Anti Mikroba / Rosy Eko Saputro

Saputro, Rosy Eko (2020) Sintesis dan karakteriasasi ferofluida Fe.O,/OA/DMSO Surfaktan Ganda Sebagai Agen Anti Mikroba / Rosy Eko Saputro. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Saputro, R. E. 2019. Sintesis dan Karakterisasi Ferofluida Fe3O4/OA/DMSO Surfaktan Ganda sebagai Agen Antimikroba. Tesis, Program Studi S2 Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd, M.Si, (II) Prof. Dr. Arif Hidayat, M.Si Kata kunci: Fe3O4, asam oleat, DMSO, ferofluida Fe3O4/OA/DMSO, antimikroba Pengembangan partikel nano Fe3O4 menjadi ferofluida dalam lima tahun terakhir meningkat secara signifikan, khususnya dalam bidang medis. Hal ini dikarenakan ferofluida mampu mempertahankan kondisi layaknya zat cair pada umumnya meskipun dikenai medan luar. Namun, permasalahan yang umum terjadi adalah keterbatasan ferofluida dalam menjaga kestabilan partikel yang dilingkupinya sehingga ketika diaplikasikan menjadi lebih baik. Pada penelitian ini dilakukan sintesis ferofluida dengan teknik pelapisan ganda untuk diidentifikasi struktur, gugus fungsi, sifat optik, sifat magnet, kestabilan dan aktivitas antimikrobanya. Pada penelitian ini telah berhasil disintesis ferofluida dengan surfaktan ganda yaitu asam oleat (OA) dan dimetilsulfoksida (DMSO). Tahapan awal, partikel nano Fe3O4 berbasis pasir alam lokal disintesis melalui metode sonokimia. Kemudian partikel nano Fe3O4 dilapisi dengan asam oleat melalui pengaduk magnetik dengan perlakuan suhu. Setelah campuran mencapai suhu ruang, DMSO–dengan volum yang bervariasi– dilapiskan melalui pengaduk magnetik dan kemudian didispersikan dalam minyak zaitun. Secara bertahap sampel dikarakterisasi dengan berbagai tinjauan. Identifikasi struktur dilakukan melalui XRD dan SEM yang terintegrasi dengan EDS. Selanjutnya, identifikasi gugus fungsi melalui FTIR. Karakterisasi sifat optik dan kestabilan melalui UV-vis dengan tinjauan absorbansi dan transmitansi. Identifikasi sifat magnet menggunakan VSM dan terakhir, potensi aktivitas antimikroba dilakukan melalui metode difusi agar. Pada penelitian ini, partikel nano yang berhasil disintesis memiliki fase Fe3O4 seluruhnya dan dicirikan oleh puncak tertinggi pada sudut 35,5°. Ukuran partikel nano Fe3O4 yang diperoleh adalah 11 nm. Ferofluida yang telah dikeringkan juga dikarakterisasi menggunakan XRD dan diperoleh fase amorfus. Berdasarkan hasil SEM, teridentifikasi morfologi partikel nano Fe3O4 yang menunjukkan aglomerasi dan morfologi ferofluida yang dikeringkan yang menunjukkan dispersi yang baik, juga teridentifikasi unsur penyusun keduanya melalui EDS, yaitu Fe, O dan C. Selanjutnya, gugus fungsi ferofluida menunjukkan bahwa keempat komponen penyusun ferofluida, yaitu Fe3O4 sebagai filler, asam oleat dan DMSO sebagai surfaktan dan minyak zaitun sebagai dispersan telah teridentifikasi dengan baik. Selanjutnya, data absorbansi yang diperoleh, digunakan untuk menghitung celah energi ferofluida. Celah energi yang diperoleh berselang 2,20 eV hingga 2,45 eV. Melalui data absorbansi dapat diketahui sifat optik ferofluida dengan tinjauan indeks bias dan diperoleh hasil 2,8 hingga 3. Kestabilan ferofluida dikarakterisasi melalui data transmitansi selama 12 jam dan diperoleh kestabilan yang baik dengan indikasi transmitansi yang relatif stabil. Hasil aktivitas antimikroba diperoleh melalui metode difusi agar dan diperoleh hasil meningkatnya aktivitas antimikroba ferofluida seiring dengan peningkatan volum DMSO.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S2 Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 20 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108359

Actions (login required)

View Item View Item