Pengembangan panduan pelatihan kesadaran multikultural menggunakan The Purnell Model for Cultural Competence bagi mahasiswa S-1 BK Universitas Tadulako / Narno

Narno (2019) Pengembangan panduan pelatihan kesadaran multikultural menggunakan The Purnell Model for Cultural Competence bagi mahasiswa S-1 BK Universitas Tadulako / Narno. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Narno. 2019. Pengembangan Panduan Pelatihan Kesadaran Multikultural Menggunakan The Purnell Model for Cultural Competence Bagi Mahasiswa S-1 BK Universitas Tadulako. Tesis, Program Magister Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd., (2) Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd. Kata Kunci: kesadaran multikultural, the purnell model, cultural competence Kesadaran multikultural menjadi bagian penting bagi mahasiswa sebagai calon konselor sekolah yang nantinya akan terjun ke lapangan dan bertemu dengan beragam konseli yang berbeda secara budaya. Mahasiswa harus mengembangkan kesadaran akan keberagaman budaya mereka sebelum mencapai keterampilan dalam konseling yang berbeda secara budaya. Rendahnya tingkat kesadaran multikultural mahasiswa akan meningkatkan potensi terjadinya konflik, hal ini disebabkan ketidakpahaman dan ketidaktahuan dalam menyikapi berbagai perbedaan. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan produk berupa panduan pelatihan kesadaran multikultural bagi mahasiswa S-1 BK yang memenuhi kriteria keberterimaan produk yang mencangkup aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kemenarikan. Model pelatihan yang gunakan ialah The Purnell Model for Cultural Competence (Purnell, 2002) dengan metode presentasi, praktik, dan dialog. Prosedur penelitian dan pengembangan ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall (1983) yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan penelitian. Adapun tahapan pengembangan diantaranya, (1) studi pendahuluan, (2) perancangan pengembangan, (3) pengembangan produk, (4) validasi produk, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, dan (7) revisi tahap akhir. Hasil pengujian menunjukkan, ahli bimbingan dan konseling diperoleh indeks validitas sebesar 0,77 (sedang), ahli materi diperoleh indeks validitas sebesar 0,89 (tinggi), ahli media pembelajaran diperoleh indeks validitas sebesar 0,90 (tinggi), dan calon pengguna diperoleh indeks validitas sebesar 0,89 (tinggi), sehingga dapat disimpulkan produk panduan pelatihan kesadaran multikultural telah memenuhi kriteria keberterimaan produk, sehingga layak untuk digunakan dalam kegiatan pelatihan. Hasil uji lapangan pada skala kelompok kecil yang dilakukan pada 9 mahasiswa S-1 BK Universitas Tadulako menunjukkan adanya perbedaan signifikan skor kesadaran multikultural mahasiswa sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan pelatihan. Dengan demikian, panduan pelatihan kesadaran multikultural efektif dalam meningkatkan kesadaran multikultural mahasiswa. Saran pemanfaatan yaitu, pelatihan ini dapat dilakukan pada kegiatan-kegiatan himpunan mahasiswa BK. Dosen dapat berkoordinasi dengan pengurus himpunan mahasiswa BK untuk memprogramkan kegiatan pelatihan sehingga mahasiswa dapat mengikuti kegiatan pelatihan guna meningkatkan kesadaran multikulturalnya. Saran pengembangan yaitu, bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk mengkaji mengenai penelitian ini, perlu melakukan uji keefektifan dengan melibatkan lebih dari satu perguruan tinggi dan subyek yang lebih banyak sehingga akan semakin memperkuat keefektifan produk. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan penelitian tindakan bimbingan dan konseling.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) > S2 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108029

Actions (login required)

View Item View Item