Keefektifan konseling realitas dengan teknik symbolic modeling untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA / Moh. Azis Amrozi

Amrozi, Moh. Azis (2020) Keefektifan konseling realitas dengan teknik symbolic modeling untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA / Moh. Azis Amrozi. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Azis, Amrozi, Moh. 2019. Keefektifan Konseling Realitas dengan teknik symbolic modeling untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA, Tesis, Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dr. Triyono, M.Pd. (2) Dr. Adi Atmoko, M.Si. Kata Kunci: tanggung jawab belajar, teknik symbolic modeling, konseling realitas. Symbolic modeling merupakan teknik konseling untuk membantu konseli dalam kaitannya dengan tanggung jawab belajar. Symbolic modeling sebagai teknik intervensi bagi konseli untuk membantu menyelesaikan masalahnya khususnya dalam tanggung jawab belajar. Melalui pendekatan konseling realitas individu dengan tingkat tanggung jawab belajar rendah akan dibantu untuk memilih tindakan-tindakan yang right, reality, responsibility sehingga mampu meningkatkan tanggung jawab belajarnya. Berdasarkan pendekatan realitas yang menekankan pada tingkah laku sekarang bahwa perubahan sikap mengikuti perubahan tingkah laku dan memandang konseli memiliki tangung jawab, serta mampu memiliki tindakan yang paling tepat dan efektif dalam mencapai identitas keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yakni pretest and posttest control group design untuk mengetahui perbedaan antara keefektifan intervensi yang digunakan yaitu konseling realitas dengan teknik symbolic modeling dan konseling realitas tanpa teknik symbolic modeling untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA. Subjek yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari kelas XI yang berjumlah 12 siswa yang memiliki skor tanggung jawab belajar sedang. Kemudian dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu 6 siswa pada kelompok eksperimen mendapatkan intervensi konseling realitaS dengan teknik symbolic modeling dan 6 siswa pada kelompok kontrol yang mendapatkan intervensi konseling realitas tanpa teknik symbolic modeling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan bahwa konseling realitas dengan menggunakan teknik symbolic modeling efektif untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA. Hal tersebut dapat dilihat pada output perhitungan statistik uji Mann-Whitney Pada output Ranks diketahui nilai mean kelompok eksperimen (9.00) lebih besar daripada mean kelompok kontrol (4.00). Selanjutnya pada output Test Statistics, diperoleh nilai uji Z sebesar -2.406 dan angka Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,016. Karena nilai Asymp.Sig. (2-tailed) lebih kecil daripada taraf nyata (a/2=0,05) artinya terdapat perbedaan skor yang signifikan pada posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Saran untuk guru bimbingan dan konseling dapat menggunakan intervensi yang digunakan oleh peneliti untuk membantu siswa dalam meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA. Maka konselor dapat menggunakan intervensi yang digunakan peneliti dengan mempelajari panduan eksperimen teknik symbolic modeling dalam konseling realitas untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) > S2 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108023

Actions (login required)

View Item View Item