Pengembangan panduan pelatihan keterampilan pemecahan masalah (problem solving skill) dengan model experiential learning untuk siswa SMP / Tuti Hendriyani

Hendriyani, Tuti (2019) Pengembangan panduan pelatihan keterampilan pemecahan masalah (problem solving skill) dengan model experiential learning untuk siswa SMP / Tuti Hendriyani. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Hendriyani, T. 2019. Pengembangan Panduan Pelatihan Keterampilan Pemecahan Masalah (Problem Solving Skill) dengan Model Experiential Learning untuk Siswa SMP. Tesis. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes, (2) Dr. Arbin Janu Setiyowati, M.Pd Kata Kunci: keterampilan pemecahan masalah, experiential learning Penelitian pengembangan panduan pelatihan keterampilan pemecahan masalah dengan model experiential learning untuk siswa SMP diawali dengan hasil temuan teoritis bahwa masa remaja merupakan masa bermasalah karena pada usia remaja sering terjadi masalah yang sulit diselesaikan. Hal ini sesuai dengan fenomena di lapangan yang menunjukkan keterampilan pemecahan masalah yang masih rendah. Siswa yang memiliki keterampilan pemecahan masalah rendah cenderung untuk menghindari masalah. Perilaku menghindari masalah dapat menunjukkan ketidakmampuan siswa dalam memecahkan masalah, sehingga dapat menimbulkan perilaku menyimpang. Langkah awal yang dapat dilakukan untuk mencegah perilaku menyimpang yang merugikan diri sendiri dan orang lain adalah dengan pemberian pelatihan keterampilan pemecahan masalah. Hal ini sesuai dengan Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik (SKKPD) SMP yaitu aspek kematangan intelektual yang menunjukkan tugas perkembangan siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya. Serta adanya pemenuhan tugas perkembangan siswa pada aspek pribadi sosial, yaitu kemampuan menyelesaikan konflik baik bersifat internal maupun eksternal. Oleh karena itu, perlunya adanya panduan yang dapat digunakan oleh guru BK dalam memfasilitasi dan membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan panduan pelatihan keterampilan pemecahan masalah dengan model experiential learning untuk siswa SMP yang memenuhi kriteria keberterimaan produk pada aspek ketepatan, aspek kegunaan, dan aspek kelayakan. Produk yang dihasilkan dapat digunakan oleh guru BK dalam memberikan pelatihan keterampilan pemecahan masalah pada siswa serta dapat digunakan sebagai acuan bagi guru BK dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melakukan tindak lanjut untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Prosedur penelitian pengembangan ini menggunakan rancangan penelitian model Borg and Gall (1983). Tahapan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, uji lapangan awal, pengembangan format produk awal, revisi produk, dan uji lapangan utama. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, skala keterampilan pemecahan masalah, angket kebutuhan guru BK, dan instrumen penilaian panduan. Data yang diperoleh peneliti berupa data kuantitatif dengan dianalisis menggunakan interater agreement model gregorry. Penilaian yang dilakukan ahli mengacu pada akseptabilitas produk yang mencakup aspek ketepatan, aspek kegunaan, dan aspek kelayakan. Adapun subyek ahli dalam penelitian ini, terdiri dua ahli BK, dua ahli media, dua guru BK sebagai calon uji pengguna. Berdasarkan hasil uji lapangan diperoleh hasil penilaian dari ahli BK diperoleh indeks validitas yaitu 0,73 yang dikategorikan “tinggi”, penilaian dari ahli media yaitu 1,00 yang dikategorikan “sangat tinggi”, dan dari calon pengguna yaitu 1,00 yang dikategorikan “sangat tinggi”. Hasil uji coba kelompok kecil yaitu menunjukkan adanya perbedaan hasil pretest dan posttest setelah pemberian treatment dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,007 sehingga hasil dari penilaian produk yang telah dilakukan oleh ahli media, ahli BK, dan ahli calon pengguna dapat disimpulkan bahwa penelitian dan pengembangan panduan pelatihan keterampilan pemecahan masalah (problem solving skill) dengan model experiential learning untuk siswa SMP yang telah teruji validitas dan memenuhi kriteria keberterimaan produk pada aspek ketepatan, aspek kegunaan dan aspek kelayakan. Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah, 1) Guru BK hendaknya memahami prosedur pelaksanaan pelatihan dalam panduan ini sebelum memberikan pelatihan, 2) Guru BK dapat menggunakan materi pelatihan dengan berfokus pada masalah yang dimiliki oleh anggota pelatihan, 3) Guru BK hendaknya melakukan kegiatan yang berkesinambungan agar kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi siswa dan mengetahui perubahan keterampilan pemecahan masalah yang terjadi dalam diri siswa, 4) Peneliti selanjutnya diharapkan mampu menggunakan jenis masalah yang berbeda pada setiap sesi pertemuan sesuai dengan masalah siswa yang terjadi di lapangan, 5) Peneliti selanjutnya diharapkan mampu memperluas subyek ke jenjang pendidikan yang memiliki perbedaan karakteristik dengan SMPN 15 Malang.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) > S2 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Nov 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108017

Actions (login required)

View Item View Item