Keefektifan teknik rational emotive imagery dan thought stopping untuk mengurangi perasaan kesepian (loneliness) siswa SMA Negeri 1 Tulungangung / Nikmah Mahanani

Mahanani, Nikmah (2020) Keefektifan teknik rational emotive imagery dan thought stopping untuk mengurangi perasaan kesepian (loneliness) siswa SMA Negeri 1 Tulungangung / Nikmah Mahanani. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Mahanani, Nikmah. 2020. Keefektifan Teknik Rational Emotive Imagery Dan Thought Stopping Untuk Mengurangi Perasaan Kesepian (Loneliness) Siswa SMA Negeri 1 Tulungagung.Tesis. Program S2 Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Triyono, M.Pd, (II) Prof. Dr. Andi Mappiare.AT.M.Pd Kata Kunci : perasaan kesepian (loneliness), teknik rational emotive imagery, thought stopping. Perasaan kesepian (loneliness) adalah perasaan yang muncul akibat dari keyakinan dan pikiran tidak rasional karena kehilangan sosok intim dalam hidupnya, perasaan kekosongan dan keterasingan, kurang dalam berintegrasi secara sosial, kurang terlibat dalam komunitas pertemanan dan tidak menghasilkan hubungan interpersonal yang memuaskan. Perasaan kesepian terjadi ketika merasa ditolak, terasing dan tidak mampu memiliki peran dalam lingkungannya. Pikiran irasional muncul seperti merasa diperlakukan tidak adil, merasa ditolak. Konseling membantu membuat siswa SMA Negeri 1 Tulungagung anggota kelompok konseling merasa diterima tanpa syarat dan berempati, dan dibimbing bagaimana mengelola kecemasan dan tekanan yang mereka temui. Konseling fokus pada penanganan masalah yang berkaitan dengan pikiran irasional. Adapun teknik yang membantu mengurangi perasaan kesepian adalah teknik rational emotive imagery dan thought stopping dalam bingkai konseling rational emotive behavior. Penelitian ini menguji perbedaan keefektifan teknik rational emotive imagery dan thought stopping untuk mengurangi perasaan kesepian siswa yang sekaligus dalam proses analisisnya menguji keefektifan masing-masing teknik. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada perbedaan keefektifan tehnik rational emotive imagery (REI) dan thought stopping (TS) untuk mengurangi perasaan kesepian (loneliness) siswa SMA Negeri 1 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dua kelompok Experimental randomized control group pretest dan postest design. Subyek penelitian duapuluh siswa kelas X SMA Negeri 1 Tulungagung yang memiliki skor skala perasaan kesepian dalam klasifikasi tinggi dan sedang. Data diperoleh melalui pengisian instrumen skala perasaan kesepian dengan validitas nilai kaiser-meyer-olkin measure of sampling adequancy adalah 0,742 dengan signifikansi 0,000. Dari tabel reliability stastistic cronbach's alpha dapat dilihat nilai reliabilitasnya 0,915 > 0,5 menunjukan reliabilitas yang tinggi. Validitas konten panduan teknik menggunakan interrater agreement model dengan nilai rxy &#8804; 1 sehingga dikategorikan dalam klasifikasi validitas tinggi. Analisis data yang digunakan adalah analisis independent t test menunjukkan bahwa sig 2 tailed adalah 0,000 dengan signifikasi independen test 0,05 hal ini menunjukan bahwa 0,000 < 0,05 maka ho ditolak dan berarti ada pengaruh signifikan antara dua kelompok. Ini membuktikan hipotesa penelitian diterima bahwa ada perbedaan efektivitas teknik rational emotive imagery dan thought stopping untuk mengurangi perasaan kesepian siswa SMA Negeri 1 Tulungagung. Hasil output group statistics menunjukkan secara deskriptif statistik bahwa ada perbedaan mean antara dua kelompok. Kelompok eksperimen teknik REI sejumlah 10 siswa mempunyai mean nilai 46,60 dan nilai kontrol teknik TS sebesar mempunyai mean nilai 65,30 artinya bahwa kelompok siswa yang mengikuti perlakuan teknik thought stopping mempunyai mean nilai lebih tinggi dari kelompok yang mengikuti perlakuan teknik rational emotive imagery. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh pengurangan perasaan kesepian yang mendapatkan perlakuan teknik rational emotive imagery lebih besar dibandingkan perlakuan teknik thought stopping. Kesimpulan penelitian ini bahwa penurunan perasaan kesepian pada kelompok eksperimen lebih banyak dibanding dengan kelompok kontrol. Siswa yang mengikuti konseling dengan menggunakan teknik rational emotive imagery penurunan perasaan kesepian lebih banyak dibandingkan kelompok kontrol dengan thought stopping. Kedua teknik tersebut memiliki perbedaan keefektifan dalam menurunkan perasaan kesepian siswa. Meskipun kedua teknik tersebut efektif mengurangi perasaan kesepian siswa. Efektivitas teknik rational emotive imagery dilihat dari ada atau tidaknya pengaruh kedua teknik untuk mengurangi perasaan kesepian siswa. Hasil analisis data paired t test untuk kelompok yang diberikan perlakuan teknik rational emotive imagery diketahui nilai sig.(2 tailed) sebesar 0,000 < 0,005, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh perlakuan teknik rational emotive imagery untuk mengurangi perasaan kesepian siswa. Keefektifan teknik thought stopping dapat dilihat dari nilai Sig.(2 tailed) sebesar 0,000 < 0,005, maka dapat disimpulkan ada pengaruh perlakuan teknik thought stopping untuk mengurangi perasaan kesepian siswa dan dapat diartikan teknik thought stopping efektif mengurangi perasaan kesepian siswa.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) > S2 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 27 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108014

Actions (login required)

View Item View Item