Keefektifan konseling realita dengan teknik behavioral rehearsal untuk meningkatkan pengendalian emosi siswa SMP / Alfian Eka Rakhman

Rakhman, Alfian Eka (2019) Keefektifan konseling realita dengan teknik behavioral rehearsal untuk meningkatkan pengendalian emosi siswa SMP / Alfian Eka Rakhman. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Rakhman, Eka, Alfian. 2019. Keefektifan Konseling Realita dengan Teknik Behavioral Rehearsal untuk Meningkatkan Pengendalian Emosi Siswa Sekolah Menengah Pertama.Tesis, Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing ; (1) Dr. Triyono, M.Pd. (2) Dr.Muslihati, S.Ag, M.Pd. Kata Kunci: pengendalian emosi, teknik behavioral rehearsal, konseling realita. Behavioral rehearsal merupakan teknik untuk membantu konseli belajar berlatih mempraktikkan perilaku baru yang kurang sesuai dalam kehidupannya sehari-hari. Behavioral Rehearsal sebagai teknik intervensi bagi konseli untuk membantu menyelesaikan masalahnya khususnya dalam pengendalian emosi. Melalui pendekatan konseling kelompok realita dengan tingkat pengendalian emosi rendah akan dibantu untuk memilih tindakan-tindakan yang right, reality, responsibility. Berdasarkan pada orientasi pendekatan realita yang menekankan tingkah laku sekarang bahwa perubahan sikap mengikuti perubahan tingkah laku dan memandang konseli memiliki tangung jawab, serta mampu memiliki tindakan yang paling tepat dan efektif dalam mencapai identitas keberhasilannya. Tujuan penelitian ini agar memperkuat bukti empiris terkait konseling realita dengan teknik behavioral rehearsal dalam meningkatkan pengendalian emosi. Metode yang digunakan dalam penelitian eksperimen ini adalah pretest dan posttest control group design untuk mengetahui perbedaan antara keefektifan intervensi yang digunakan yaitu konseling realita dengan teknik behavioral rehearsal dan konseling realita tanpa teknik behavioral rehearsal untuk meningkatkan pengendalian emosi siswa. Subjek yang diambil dalam penelitian ini dari kelas VIII yang berjumlah 16 orang yang memiliki skor pengendalian emosi sedang. Pada 16 siswa tersebut dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu 8 siswa pada kelompok eksperimen mendapatkan intervensi konseling realita dengan teknik behavioral rehearsal dan 8 siswa pada kelompok kontrol yang mendapatkan intervensi konseling realita tanpa teknik behavioral rehearsal. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan bahwa konseling realita dengan menggunakan teknik behavioral rehearsal efektif untuk meningkatkan pengendalian emosi siswa SMP. Hal tersebut dapat dilihat pada output perhitungan statistik uji Mann-Whitney Pada output Ranks diketahui nilai mean kelompok eksperimen (10.94) lebih besar daripada mean kelompok kontrol (6.06). Selanjutnya pada output Text Statistics, diperoleh nilai uji Z sebesar -2.051 dan angka Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,040. Karena nilai Asymp.Sig. (2-tailed) lebih kecil daripada taraf nyata (a/2=0,05) artinya terdapat perbedaan skor yang signifikan pada posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Saran untuk guru BK dapat menggunakan intervensi yang digunakan oleh peneliti untuk membantu siswa dalam meningkatkan pengendalian emosi siswa. Maka guru BK dapat menggunakan intervensi yang digunakan peneliti dengan mempelajari panduan eksperimen teknik behavioral rehearsal dalam konseling realita untuk meningkatkan pengendalian emosi serta bisa dijadikan bahan acuan dan wawasan bagi peneliti selanjutnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) > S2 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/108007

Actions (login required)

View Item View Item