Karakteristik unsur batin puisi karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Karangrejo / Fiki Tri Haryono

Haryono, Fiki Tri (2020) Karakteristik unsur batin puisi karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Karangrejo / Fiki Tri Haryono. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Haryono, Fiki Tri. 2019. Karakteristik Unsur Batin Puisi Karya Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Karangrejo. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd. Kata Kunci: karakteristik, unsur batin, puisi, SMA Negeri 1 Karangrejo Karakteristik merupakan kekhasan untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan yang dituangkan dalam tulisan, termasuk salah satunya yaitu puisi. Karakteristik termasuk salah satu unsur yang menarik dalam sebuah tulisan. Setiap tulisan yang dihasilkan dipengaruhi oleh penulisnya, sehingga kepribadian seorang penulis berdampak pada karya yang ditulisnya. Demikian halnya puisi yang dihasilkan oleh siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas (SMA). Umumnya siswa kelas XI SMA berusia 16-17 tahun yang dapat dikatakan sebagai masa remaja. Emosianal pada masa remaja tentu akan mempengaruhi puisi yang dihasilkan. Pengalaman-pengalaman pribadi akan menentukan emosional dari seorang remaja. Berdasarkan hal tersebut perlu diadakan penelitian ini. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik puisi Karya Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Karangrejo berdasarkan unsur batin yang terdiri dari tema, nada dan suasana, perasaan, serta amanat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif analisis isi. Data dari penelitian ini adalah paparan verba tulis teks puisi yang mengandung karakteristik tema, nada dan suasana, perasaan, serta amanat yang ada. Sumber data dari penelitian ini adalah teks puisi karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Karangrejo semester gasal tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan cara: peneliti memberikan materi tentang unsur-unsur puisi, memberikan contoh, dan memberikan penugasan menulis puisi. Instrumen penelitian ini adalah soal perintah untuk penugasan menulis puisi, tabel rekapitulasi puisi siswa, dan tabel penyajian data. Analisis data dilakukan dengan cara: mengidentifikasi data, mengklasifikasikan data dalam bentuk tabel rekapan, mengklasifikasikan data dalam bentuk tabel analisis, mendeskripsikan data secara deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh dengan cara membaca dan meneliti sumber data secara berulang-ulang sampai mendapatkan data yang akurat, mendiskusikan data penelitian kepada teman sejawat dan mengkaji ulang dengan tori-teori yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur batin pada puisi siswa cukup bervariasi. Pada aspek tema yang digunakan, diklasifikasikan menjadi tujuh, yaitu cinta kasih, alam, kemanusiaan, kehidupan, tumbuhan, cinta tanah air, dan pendidikan/budi pekerti. Frekuensi kemunculan tinggi adalah tema alam sebanyak 27 data, hal tersebut dikarenakan siswa lebih mudah menggambarkan keindahan alam seperti hujan, senja, dan sebagainya, sehingga keadaan tersebut menjadi alasan mengapa mereka mengambil tema alam. Aspek selanjutnya, nada dan suasana yang digunakan diklasifikasikan menjadi tujuh, yaitu romantis, protes, belas kasih, tenang, dukacita, main-main, dan semangat. Frekuensi kemunculan paling tinggi adalah nada dan suasana tenang sebanyak 28 data, hal tersebut dikarenakan nada dan suasana tenang berada pada kondisi normal, dalam artian tidak menggebu-gebu, sehingga dalam kondisi normal tersebut merupakan alasan utama mengapa mereka mengambil nada dan suasana tenang. Pada aspek perasaan yang digunakan, diklasifikasikan menjadi lima, yaitu senang, marah, sedih, kagum, dan kecewa. Frekuensi kemunculan paling tinggi adalah perasaan senang sebanyak 30 data, hal tersebut dikarenakan siswa pada usia remaja berada pada masa perkembangan mental (puber) sehingga cenderung hatinya merasa bahagia, puisi yang ditulis merupakan karya yang mewakili isi hatinya ,sehingga dalam kondisi bahagia tersebut merupakan alasan utama yang menimbulkan perasaan senang. Terakhir penggunaan amanat, diklasifikasikan menjadi sebelas, yaitu menjaga hubungan sesama manusia, alam goyah manusia resah, harapan yang indah, menghargai keindahan alam, menghormati orang tua, tidak ada yang abadi, menjada negara, semangat menuntut ilmu, menjadi pelindung, mencintai tanah kelahiran, dan hidup terasa berat. Frekuensi kemunculan paling tinggi adalah amanat menjaga menghargai keindahan alam sebanyak 21 data, hal tersebut dikarenakan kebanyakan dari siswa sangat menikmati keindahan alam yang ada seperti senja, gunung, pagi, dan sebagainya, sehingga penulis (siswa) ingin menyampaikan pesan atau amanat kepada pembaca untuk senantiasa bersama-sama menikmati dan mengapresiasi alam yang sangat indah anugerah dari Sang Pencipta. Peneliti menyarankan Pertama, hasil penelitian tentang karakteristik puisi ini bisa dijadikan bahan pertimbangan atau refrensi bagi pembaca, baik pengajar maupun peserta didik (siswa) terutama yang ingin mengetahui dan menikatkan karakteristik unsur batin yang muncul dalam puisi siswa di tingkat SMA. Kedua, penelitian terhadap puisi siswa ini hanya mengungkapkan unsur batin (tema, nada dan suasana, perasaan, dan amanat). Oleh karena itu, perlu kiranya diadakan penelitian lanjutan terhadap karya sastra ini, dengan melakukan analisis terhadap unsur fisik (diksi, pengimajinasian, kata konkret, majas, versifikasi, dan tipografi), agar pemahaman terhadap karya sastra ini menjadi semakin mendalam. Untuk itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan salah satu dasar acuan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Indonesia (IND) > S1 Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Feb 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/107752

Actions (login required)

View Item View Item