Analisis sitiran (citation analysis) literatur skripsi mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia tentang penokohan tahun 2011-2016 Universitas Negeri Malang / Firdaus Aji Cahyono

Cahyono, Firdaus Aji (2018) Analisis sitiran (citation analysis) literatur skripsi mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia tentang penokohan tahun 2011-2016 Universitas Negeri Malang / Firdaus Aji Cahyono. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Cahyono, Firdaus Aji. 2018. Analisis Sitiran (Citation Analysis) Literatur Skripsi Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia tentang Penokohan tahun 2011- 2016 Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd. (II) Sokhibul Ansor, S.Sos., M.Hum. Kata Kunci : literatur, analisis sitiran, bibliometrika Penulisan karya tulis ilmiah dan penelitian membutuhkan literatur atau rujukan. Setiap literatur yang digunakan atau disitir harus dicantumkan juga sumbernya sebagai daftar pustaka. Mengutip pendapat orang lain dan menyantumkan kutipan tersebut tersebut kepada tulisan kita disebut menyitir atau sitiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur jumlah sitiran yang digunakan oleh mahasiswa jurusan Sastra Indonesia dalam menulis skripsi dan mengukur ketersediaan koleksi yang dirujuk oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia dalam menulis skripsi tahun 2011-2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini frekuensi sitiran skripsi mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia tentang Penokohan tahun 2011-2016. Populasi penelitian ini skripsi mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia tentang Penokohan tahun 2011-2016. Instrumen penelitian menggunakan lembar dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus p= f/n x 100. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, pengarang literatur yang paling sering disitir yaitu Nurgiyantoro, Burhan dengan total 118 sitiran. Kedua, jenis literatur yang digunakan yaitu primer (2,31%), sekunder (94,15%), dan tersier (3,72%). Jenis literatur yang paling sering disitir yaitu literatur sekunder. Ketiga, bahasa literatur yang digunakan yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Bahasa yang paling sering digunakan yaitu bahasa Indonesia dengan 397 eks atau hampir seluruhnya (98.75%). Keempat, periode tahun terbit yang digunakan yaitu pada tahun 2015-2009 dengan 398 sitiran atau kurang dari setengah (36,96%). Dan kelima, ketersediaan koleksi dari 25 pengarang yang paling sering disitir hanya 4 nama yang literaturnya tidak tersedia di perpustakaan, sisanya (21 pengarang) tersedia di perpustakaan. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian yaitu mahasiswa cenderung menggunakan literatur yang mudah diperoleh. Hal tersebut ditunjukan dari hampir seluruhnya (94,15%) literatur yang digunakan yaitu literatur sekunder. Perpustakaan sudah baik dalam melakukan pengembangan koleksi, hal tersebut ditandai dengan ketersediaan koleksi literatur yang paling sering disitir mahasiswa hampir sepenuhnya tersedia di perpustakaan. Saran dalam penelitian ini sebagai berikut. Pertama, mahasiswa dalam memilih suatu literatur yang digunakan dalam penelitian sebaiknya benar-benar diperhatikan. Kedua, perpustakaan dalam menyediakan koleksi perlu memperhatikan kebutuhan informasi pemustaka, karena pemanfaatan koleksi perpustakaan dipengaruhi oleh kebutuhan informasi pemustaka. 4

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z719 Libraries (General)
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Indonesia (IND) > S1 Ilmu Perpustakaan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 01 Oct 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/10258

Actions (login required)

View Item View Item