Penerapan asemen portofolio untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IVB SDN Tlogomas 2 Kota Malang pokok bahasan benda dan sifatnya / Tanjung Sooko Amastani

Amastani, Tanjung Sooko (2009) Penerapan asemen portofolio untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IVB SDN Tlogomas 2 Kota Malang pokok bahasan benda dan sifatnya / Tanjung Sooko Amastani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan dimana proses belajar terjadi. Sekolah memiliki tugas untuk memberikan pengajaran dan pendidikankepada anak-anak didiknya supaya menjadi orang yang berguna bagi dirinya,orang tua, agama, bangsa dan negaranya. Interaksi yang baik antara guru dansiswa sangat diperlukan dalam usaha untuk mencapai tujuan pendidikan nasionalyang berkualitas.Pendidikan memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kualitassumber daya manusia agar siap menghadapi perkembangan masyarakat yangsemakin kompleks, oleh karena itu pembaharuan melalui jalur pendidikan harusdiprioritaskan. Dalam dunia pendidikan atau pengajaran terdapat tiga komponenpenting yaitu, (1) tujuan, (2) metode, dan (3) evaluasi. Ketiga komponen itudisebut tiga mata jangkar (three anchor points) yang merupakan suatu perpaduanatau kesatuan yang saling berhubungan (Subiyanto, 1990:17) Evaluasi merupakan bagian terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajaryang perlu dilakukan oleh guru secara berkelanjutan. Guru biasanyamengumpulkan informasi mengenai tingkat pemahaman siswa melalui berbagaicara seperti mengajukan pertanyaan, mengobservasi aktivitas dan keterlibatansiswa dalam kegiatan pembelajaran, memberikan tugas, atau memberikan tes.Informasi yang diperoleh guru sangat bermanfaat dalam menentukan tingkatpenguasaan siswa, mengevaluasi keefektifan proses pembelajaran danmengidentifikasi topik-topik tambahan yang diperlukan dalam prosespembelajaran. Informasi yang akurat mengenai hasil belajar, minat, dankebutuhan siswa dapat diperoleh melalui asesmen dan evaluasi yang efektif.Asesmen yang biasa digunakan dalam sistem pendidikan kita padaumumnya adalah melalui tes. Alat evaluasi ini dipergunakan secara luas denganpertimbangan praktis baik dalam penyusunan alat evaluasinya, caramenyelenggarakan maupun koreksinya. Namun demikian Nur dalam Mulyana(2005:susinur.blogspot.com) menjelaskan bahwa alat evaluasi konvensional inidipandang banyak memiliki kelemahan. Salah satu kelemahan yang dimiliki tesadalah bahwa tes hanya memberikan gambaran tentang apa yang telah dikuasaidan dimiliki siswa pada saat mengerjakan tes saja dan kurang memberikangambaran yang cukup tentang proses belajar yang yang telah dilakukan dandipahami siswa serta mempunyai kecenderungan membuat lebih pasif karenapeserta didik hanya dibiasakan untuk mengingat materi yang dihafalnya.Menurut Mulyana (2005:susinur.blogspot.com) proses pembelajaran IPASD menuntut keterlibatan peserta didik secara aktif dan bertujuan agar penguasaan dari kognitif, afektif, serta psikomotor terbentuk pada diri siswa,maka alat ukur hasil belajarnya tidak cukup jika hanya dengan tes obyektif atausubyektif saja. Dengan cara penilaian tersebut keterampilan siswa dalammelakukan aktivitas baik saat melakukan percobaan maupun menciptakan hasilkarya belum diungkap. Demikian pula tentang aktivitas siswa selamamengerjakan tugas dari guru baik berupa tugas untuk melakukan percobaan,peragaan maupun pengamatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Feb 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/102495

Actions (login required)

View Item View Item