Peningkatan pembelajaran kemampuan berbicara melalui the role playing model di kelas III SDN Selodono / Wahyuni Miftahul Janah - Repositori Universitas Negeri Malang

Peningkatan pembelajaran kemampuan berbicara melalui the role playing model di kelas III SDN Selodono / Wahyuni Miftahul Janah

Janah, Wahyuni Miftahul (2010) Peningkatan pembelajaran kemampuan berbicara melalui the role playing model di kelas III SDN Selodono / Wahyuni Miftahul Janah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Janah Wahyuni Miftahul. 2009. Peningkatan Pembelajaran Kemampuan Berbicara Melalui The Role Playing Model di Kelas III SDN Selodono. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dan Pra Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Sutansi M.Pd (2) Drs. Suhel Madyono M.Pd. Kata Kunci hasil belajar siswa berbicara role playing. Berdasarkan observasi di kelas III SDN Selodono khususnya pembelajaran kemampuan berbicara pembelajarannya masih dengan cara tradisional sehingga siswa jenuh dalam belajar dan berdampak pada hasil belajar. Untuk itu perlu diadakan pembaharuan dalam hal model pembelajaran yang salah satunya adalah The Role Playing Model. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar dalam penggunaan lafal intonasi serta ekspresi (2) Mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar dalam keruntutan berbicara (3) Mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar dalam kelancaran berbicara.Rancangan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi 3 siklus yang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Data yang digunakan dalam penelitian adalah (1) RPP (2) Observasi pada KBM (3) Evaluasi. Sedangkan sumber datanya adalah guru kelas dan juga siswa kelas III SDN Selodono. Instrumen yang digunakan adalah observasi wawancara dan tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuatitatif dengan teknik prosentase. Hasil penelitian pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN Selodono membuktikan bahwa dengan penerapan The Role Playing Model dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada (1) penggunaan lafal intonasi dan ekspresi yang tepat (2) Keruntutan dan (3) Kelancaran dalam berbicara. Penggunaan lafal intonasi dan ekspresi yang tepat pada pra tindakan rata-rata nilai siswa 74 33% siklus I naik menjadi 79 13% siklus II naik menjadi 86 46% dan siklus III menjadi 93 79%. Sedangkan jumlah siswa yang tuntas dalam belajar pada pra tindakan 46 15% siklus I 61 54% siklus II menjadi 93 21% dan siklus III 100%. Untuk jumlah siswa yang tidak tuntas pada pra tindakan mencapai 53 85% siklus I turun menjadi 38 46% pada siklus II turun sangat drastis menjadi 7 69% dan siklus III tidak ada siswa yang tidak. Keruntutan dalam berbicara pada pra tindakan rata-rata nilai siswa 75 64% siklus I naik menjadi 76 92% siklus II naik menjadi 85 13% siklus III naik menjadi 86 67%. Sedangkan jumlah siswa yang tuntas dalam belajar pada pra tindakan 56 41% siklus I 71 79% siklus II menjadi 94 87% dan siklus III naik menjadi 97 44%. Untuk jumlah siswa yang tidak tuntas pada pra tindakan mencapai 43 59% siklus I turun menjadi 28 21% siklus II turun sangat drastis menjadi 5 13% dan siklus III hanya tinggal 2 56%. Kelancaran dalam berbicara pada pra tindakan rata-rata nilai siswa 75 15% pada siklus I naik menjadi 80.00% pada siklus II naik menjadi 82 05% pada siklus III naik menjadi 86 41%. Sedangkan jumlah siswa yang tuntas dalam belajar pada pra tindakan 61 54% pada siklus I 74 36% pada siklus II menjadi 84 62% dan pada siklus III mengalami kenaikan yang cukup tinggi yaitu 84 470%. Untuk jumlah siswa yang tidak tuntas pada pra tindakan mencapai 38 48% pada siklus I turun menjadi 25 64% pada siklus II turun sangat drastis menjadi 15 38% dan pada siklus III hanya tinggal 5 13%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan supaya (1) Guru-guru hendaknya memilih model pembelajaran yang efektif bagi siswa dalam menyampaikan materi pelajaran Bahasa Indonesia yaitu dengan menggunakan The Role Playing Model (2) Kepala Sekolah hendaknya dapat mensosialisasikan hasil penelitian ini kepada guru-guru di sekolahnya (3) Dinas Pendidikan hendaknya selalu memberikan bimbingan terhadap guru tentang pemilihan model pembelajaran Bahasa Indonesia yang sesuai dengan menggunakan The Role Playing Model dan hendaknya selalu memberikan kesempatan kepada guru untuk meningkatkan kompetensi atau kemampuan melalui penataran.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 Feb 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/102494

Actions (login required)

View Item View Item