Hubungan keterikatan kerja dan kinerja pada karyawan industri pengolahan kayu PT. Nankai Indonesia di Kabupaten Lumajang / Ahmad Zainul Alim

Alim, Ahmad Zainul (2019) Hubungan keterikatan kerja dan kinerja pada karyawan industri pengolahan kayu PT. Nankai Indonesia di Kabupaten Lumajang / Ahmad Zainul Alim. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Alim, Ahmad Zainul. 2019. Hubungan Keterikatan Kerja dan Kinerja pada Karyawan Industri Pengolahan Kayu PT. Nankai Indonesia di Kabupaten Lumajang. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed., (II) Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci: keterikatan kerja, kinerja, karyawan Kinerja karyawan merupakan salah satu aspek penting dalam keberlangsungan sebuah perusahaan. Beberapa perusahaan pengolahan kayu di Lumajang banyak yang harus tutup atau berganti kepemilikan. Berdasarkan teori Schaufeli, keterikatan kerja karyawan berhubungan dengan tingkat hasil kerja pada karyawan. Tujuan dari penelitian ini untuk: (1) mengetahui gambaran keterikatan kerja, (2) mengetahui gambaran kinerja, (3) mengetahui hubungan antara keterikatan kerja dan kinerja pada karyawan PT. Nankai Indonesia di Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 203 orang karyawan PT. Nankai Indonesia di Lumajang dan jumlah sampel berjumlah 40 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan skala keterikatan kerja yang disusun oleh peneliti dan penilaian kerja yang disusun oleh perusahaan terkait. Penghitungan validitas aitem skala keterikatan kerja menggunakan teknik analisis product moment dengan nilai rtabel 0,304 serta penghitungan reliabilitas skala keterikatan kerja menggunakan teknik analisis alpha cronbach’s dengan nilai 0,892. Hipotesis penelitian adalah ada hubungan antara keterikatan kerja dan kinerja pada karyawan. Uji hipotesis menggunakan analisis product moment dengan hasil nilai rxy = 0,751, p = 0,00 ≤ 0,05 diputuskan H0 ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan PT. Nankai Indonesia di Lumajang memiliki keterikatan kerja dalam kategori rendah dengan persentase 60% dan memiliki kinerja dalam kategori cukup dengan persentase 75% dari total keseluruhan subjek penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat hubungan positif antara keterikatan kerja dan kinerja. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu: (1) bagi karyawan diharapkan lebih memperhatikan kegunaan dan manfaat dari posisi kerja yang menjadi tanggung jawabnya terhadap proses produksi, sehingga karyawan lebih memiliki penghayatan dalam bekerja. Diharapkan karyawan dapat mencintai pekerjaan untuk meningkatkan rasa memiliki terhadap perusahaan dan dapat mempererat hubungan antar karyawan untuk meningkatkan semangat kerja. (2) bagi perusahaan diharapkan dapat mengambil keputusan yang tepat berdasarkan kebutuhan yangpaling mendasar guna meningkatkan keterikatan kerja dan kinerja pada karyawan. (3) bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengkaji lebih dalam aspek-aspek yang ada pada masing-masing variabel, serta faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat hubungan kedua variabel.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) > Jurusan Psikologi (PSi) > S1 Psikologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/101337

Actions (login required)

View Item View Item