Kemandirian dan internal locus of control sebagai prediktor resiliensi pada remaja panti asuhan / Masfufatul Ainiyah

Ainiyah, Masfufatul (2018) Kemandirian dan internal locus of control sebagai prediktor resiliensi pada remaja panti asuhan / Masfufatul Ainiyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Ainiyah, Masfufatul. 2017. Kemandirian dan Internal Locus of Control sebagai Prediktor Resiliensi pada Remaja Panti Asuhan. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Hetti Rahmawati, S.Psi., M.Si. (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci: Kemandirian, Internal Locus of Control, Resiliensi, Remaja Panti Asuhan. Setiap orang pasti memiliki suatu kondisi yang tidak menyenangkan termasuk dengan remaja yang tinggal dipanti asuhan sehingga diperlukan kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan berusaha bangkit dari keadaan sulit.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah kemandirian dan internal locus of control secara signifikan dapat memprediksi resiliensi pada remaja panti asuhan. Penelitian ini menggunakan 84 responden yang diambil dengan teknik purpossive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen kemandirian dengan reliabilitas sebesar 0,888, instrumen internal locus of control dengan nilai reliabilitas sebesar 0, 882 dan instrumen resiliensi dengan nilai reliabilitas 0,897. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20,3% remaja memiliki resiliensi tinggi, 60,7% berada pada kategori sedang dan 19 % remaja memiliki resiliensi rendah. Selanjutnya kemandirian remaja 22,4% pada kategori tinggi, 60,7% kategori sedang, dan 17,9% berada pada kategori rendah. Sedangkan internal locus of control 23,8% remaja pada kategori tinggi, 57,1% kategori sedang, dan 19% internal locuf of control pada kategori rendah.Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kemandirian dapat memprediksi resiliensi diperolehjumlah sebesar 0,758, sedangkan internal locus of controldapat memprediksi resiliensi diperoleh jumlah sebesar 0,667 Serta kemandirian dan internal locus of control secara bersama-sama dapat memprediksi resiliensi pada remaja panti asuhan diperoleh jumlah sebesar 0,760 dimana semakin tinggi kemandirian dan internal locus of control maka semakin tinggi resiliensi yang dimiliki oleh remaja panti asuhan. Saran dari penelitian ini adalahuntuk remaja panti asuhan diharapkan untuk tetap selalu berpikir positif terkait tinggal di panti asuhan dan dan bagi remaja yang memiliki resiliensi yang rendah diharapkan untuk meningkatkan lagi pikiran yang positif mengenai kemampuan yang dimiliki sehingga akan lebih mudah dalam mengatasi permasalahan yang terjadi pada dirinya.Bagi pengasuh panti diharapkan untuk tetap semangat dalam memberikan kasih sayang kepada anak dan remaja meskipun dengan jumlah mereka yang cukup besar, agar mereka tetap bersikap terbuka dalam setiap menghadapi masalah. dan saran bagi peneliti selanjutnya dapat lebih mencermati faktor-faktor lain seperti faktor resiko, dukungan keluarga, pola asuh, harga diri, bakat. Serta peneliti selanjutnya dapat menggunakan metode lainnya seperti penelitian eksperimen dan kualitatif, menambahkan variabel penelitian, menggunakan sampel yang lebih banyak, dan memperbaiki alat ukur yang digunakan sehingga informasi dapat tergali secara mendalam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) > Jurusan Psikologi (PSi) > S1 Psikologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 01 Feb 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/101331

Actions (login required)

View Item View Item