Perbedaan penalaran moral remaja pondok pesantren dan sekolah umum / Maulani Firul Khotimah

Khotimah, Maulani Firul (2019) Perbedaan penalaran moral remaja pondok pesantren dan sekolah umum / Maulani Firul Khotimah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Khotimah, Maulani Firul. 2018. Perbedaan Penalaran Moral Remaja Pondok Pesantren dan Sekolah Umum. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M. Si, (II) Drs. Moh. Bisri, M.Si. Kata kunci: penalaran moral, pesantren, sekolah umum Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penalaran moral remaja pondok pesantren dan sekolah umum. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan komparatif. Populasi adalah siswa/siswi Mts Nurul Ulum dan SMP Laboratorium UM sebanyak 73 pada masing-masing sekolah dengan teknik pengambilan sampel Cluster Sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket terbuka mengenai penalaran moral yang diadaptasi dari Defining Issue Test (DIT) dengan reliabilitas Interclass Correlation Coeeficient (ICC) yaitu sebesar 0,834. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji-t dan deskripsi komparatif dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak artinya ada perbedaan penalaran moral remaja pondok pesantren dan sekolah umum. Hal tersebut dapat dilihat dari: (a) hasil nilai uji-t dengan nilai t=4,740 dan p=0,02 (p<0,05), (b) rata-rata penalaran moral remaja pondok pesantren lebih tinggi yaitu 110,81 dibandingkan remaja di sekolah umum 83,84. Remaja pondok pesantren berhasil mencapai penalaran moral tahap ke 5 kontak sosial yang berarti individu memiliki kesadaran rasional sebelum membuat kontrak sosial dengan masyarakat. Sedangkan remaja sekolah umum mencapai tahap penalaran moral tertinggi pada tahap ke 4 yang berarti menghormati individu atau kelompok dalam sistem masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti mengajukan saran bagi orang tua untuk memberikan nilai-nilai sesuai dengan ketetapan norma lingkungan yang berlaku. Sedangkan bagi remaja dapat meningkatkan interaksi secara langsung dengan teman sebaya untuk menjalin hubungan yang baik. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperbanyak penelitian mengenai moralitas terkait dengan orang tua dan keluarga, masyarakat, kepribadian, dan kebudayaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) > Jurusan Psikologi (PSi) > S1 Psikologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Apr 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/101285

Actions (login required)

View Item View Item