Hubungan persepsi mengenai risiko kecelakaan berkendara dengan prilaku tidak selamat berlalu lintas (unsafe behavior) pada remaja / Ahmad Maftuh Hasbi Ash-Shiddiqi

Ash-Shiddiqi, Ahmad Maftuh Hasbi (2014) Hubungan persepsi mengenai risiko kecelakaan berkendara dengan prilaku tidak selamat berlalu lintas (unsafe behavior) pada remaja / Ahmad Maftuh Hasbi Ash-Shiddiqi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Ash-shiddiqi, A.M Hasbi. 2014. Hubungan Persepsi Mengenai Risiko Kecelakaan Berkendara dengan Perilaku Tidak Selamat Berlalu Lintas (Unsafe Behavior) Pada Remaja. Skripsi, Program Studi Psikologi jurusan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Endang Prastuti, M.Si (2) Pravissi Shanti, S.Psi, M.Psi Kata kunci: Persepsi Risiko Kecelakaan, Perilaku Tidak Selamat Berlalu Lintas (Unsafe Behavior). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Mengenai Risiko Kecelakaan Berkendara dengan Perilaku Tidak Selamat Berlalu Lintas (Unsafe Behavior) Pada Remaja. Persepsi risiko merupakan suatu penilaian subjektif tentang terjadinya suatu kecelakaan dan kemampuan mengidentifikasi faktor risiko yang meliputi pemeriksaan potensi bahaya dilingkungan lalu lintas, pemeriksaan kemampuan pengemudi dan kendaraan. Termasuk kemampuan untuk mengatasi risiko yang mungkin akan terjadi serta seberapa besar perhatian individu akan konsekuensinya. Unsafe behavior merupakan tipe perilaku yang mengarah pada kecelakaan seperti bekerja tanpa menghiraukan keselamatan, melakukan pekerjaan tanpa ijin, menyingkirkan peralatan keselamatan, operasi pekerjaan pada kecepatan yang berbahaya, menggunakan peralatan tidak standar, bertindak kasar, kurang pengetahuan, cacat tubuh atau keadaan emosi yang terganggu (Miner,1994). Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional, menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan metode penelitian yang data penelitiannya berupa angka-angka dan analisisnya menggunakan stastistik. Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang signifikan dalam dua variabel. Dengan hasil secara umum tingkat Persepsi Risiko Kecelakaan subjek penelitian berada pada kategori rendah. Yaitu dengan rincian dari 48 siswa pada sampel penelitian, terdapat 21 (43,75%) siswa memiliki tingkat persepsi risiko kecelakaan tinggi, dan 27 (56.25%) siswa memiliki persepsi risiko kecelakaan rendah. Secara umum tingkat Perilaku Tidak Selamat Berlalu Lintas (Unsafe Behavior) subjek penelitian berada pada kategori tinggi. Yaitu dengan rincian dari 48 siswa terdapat 33 (68,75%) siswa memiliki Perilaku Tidak Selamat (Unsafe Behavior) tinggi, dan 15 (31,25%) siswa Perilaku Tidak Selamat (Unsafe Behavior) rendah. Terdapat hubungan negatife yang signifikan antara Persepsi risiko kecelakaan berkendara dengan Perilaku tidak selamat (Unsafe Behavior) pada siswa SMA PGRI 6 Malng sebesar -0,384 dengan Signifikansi p<0,007 Dengan demikian hipotesis diterima, artinya semakin rendah Persepsi risiko kecelakaan berkendara pada siswa SMA PGRI 6 Malng maka akan semakin tinggi Perilaku Tidak Selamat (unsafe behavior) pada siswa tersebut. Saran untuk peneliti selanjutnya Mengembangkan instrumen penelitian lebih lanjut dengan mengkaji kembali teori-teori mengenai persepsi risiko kecelakaan dan perlaku tidak selamat (Unsafe behavior) juga hubungan antara aspek-aspek tersebut serta untuk lebih mengembangkannya lagi, seperti pada kota-kota lain yang memiliki angka kecelakaan pada remaja yang lebih tinggi ataukah kepada pengendara motor yang diambil secara acak di jalan raya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) > Jurusan Psikologi (PSi) > S1 Psikologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Aug 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/100930

Actions (login required)

View Item View Item