Pengaruh pernikahan dini terhadap perceraian di Desa Sukodadi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang / Sri Wulandari

Wulandari, Sri (2020) Pengaruh pernikahan dini terhadap perceraian di Desa Sukodadi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang / Sri Wulandari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Wulandari, Sri. 2019. PengaruhPernikahan Dini TerhadapPerceraian Di DesaSukodadi, KecamatanWagir, Kabupaten Malang. Skripsi, JurusanGeografi, FakultasIlmuSosial, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Singgih Susilo, M.S, M.Si, (2) Drs. Djoko Soelistijo, M.Si. Kata Kunci: Pernikahandini, Perceraian Pernikahandini adalah pernikahan yang dilakukan ketika perempuan berumur kurangdari 21 tahun menurut BKKBN. Pernikahandini berdampak pada tingkat perceraian karena kematangan fisik yang kurang, organ-organ reproduksi yang belum matang untuk hamil dan melahirkan sehingga sangat beresiko dari segi kesehatan. Persentase perceraian pada perempuan pelaku pernikahan usia dini di tahun 2013 sebesar 4,31 persen, padatahun 2015 meningkat menjadi 4,53 persen. Hal ini yang melatar belakangi pentingnya dilakukan penelitian mengenai penaruh pernikahandini terhadap perceraian yang bertujuan untuk mengetahui faktor pengaruh pernikahandini dan perceraian. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalampenelitian inia dalah wanita pernah menikah dibawah umur 21 tahun yang tercatat di kantor desa pada tahun 2010-2018 yang berjumlah 96 jiwa dan sampel responden dihitung mengunakan metode solvin yang didapatkan 49 sampel. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur dengan kuesioner yang akan diolah mengunakan tabulasi tungal, silang, dan uji statistik regresi linier. Hasil penelitian didapat kanfak torper nikahandini di sebabkan kemauan individu yang lebih tinggi dibanding faktor yang lain dan faktor perceraian didominasi oleh tingkat perselisihan. Hasil pengujian regresi linier menunjukan pernikahan dini berpengaruh signifikan sebesar 0,01 terhadap tingkat perceraian. Umur kawin pertama berkisar umur 18-19 tahun. Tingkat perceraian di Desa Sukodadi mencapai 61 persen. Jumlah anak dari pernikahandini rata-rata 1 anak. Dampak dari adanya perceraian yaitu psikologi pasangan yang bercerai. Pendidikan terakhir wanita yang menikahdini rata-rata darilulusan SMP. Pendapatan rata-rata keluarga wanita yang menikahdini sudah diatas UMK Kabupaten Malang. Jadi Umur pertama menikah dipengaruhi oleh pendidikan dan umur pertama menikah mempengaruh titingkat perceraian.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 Feb 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/100113

Actions (login required)

View Item View Item