Daya dukung kawasan cagar budaya di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto sebagai arahan pengembangan wisata budaya / Shella Oktavelani

Oktavelani, Shella (2019) Daya dukung kawasan cagar budaya di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto sebagai arahan pengembangan wisata budaya / Shella Oktavelani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Oktavelani, Shella. 2019. Daya Dukung Kawasan Cagar Budaya di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto sebagai Arahan Pengembangan Wisata Budaya. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M. Si, (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci : Daya Dukung Kawasan, Cagar Budaya, Pemanfaatan dan Pengembangan. Kawasan Cagar Budaya Trowulan telah ditetapkan dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional tahun 2010-2025 sebagai kawasan wisata budaya dan sejarah. Berdasarkan hal tersebut, masyarakat dan pemerintahan setempat mulai meningkatkan pengembangan wisata, sehinga berpotensi mengancam bangunan cagar budaya. Undang-undang Republik Indonesia No. 11 tahun 2010 tentang cagar budaya pada bagian ke-empat pasal 86 menjelaskan bahwa pemanfaatan yang berpotensi merusak cagar budaya wajib didahului kajian atau penelitian, sehingga sebelum melakukan pemanfaatan dan pengembangan cagar budaya di Trowulan ini perlu adanya kajian yang salah satunya menggunakan daya dukung kawasan cagar budaya. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis besarnya daya dukung kawasan cagar budaya yang ada di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Pengumpulan data dilakukan dengan survey lapangan, wawancara, pengukuran, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode daya dukung kawasan cagar budaya yang dilakukan pada 5 (lima) titik di Kecamatan Trowulan yang diantaranya adalah Candi Brahu, Gapura Wringin Lawang, Kolam Segaran, Candi Bajangratu, dan Candi Tikus. Hasil analisis daya dukung kawasan cagar budaya di Kecamatan Trowulan untuk jenis kegiatan yang berupa memancing, jogging, ritual, rekreasi, dan wisata edukasi memiliki nilai daya dukung kawasan yang jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan jumlah rill wisatawan yang berkunjung ke masing-masing objek wisata. Oleh karena itu, dalam meningkatkan daya tarik dan jumlah kunjungan wisatawan perlu meningkatkan jenis kegiatan di objek wisata, menambah promosi, fasilitas, dan sarana prasarana. Sebaliknya, untuk jenis kegiatan dalam skala besar seperti event tertentu memiliki jumlah wisatawan yang tergolong melebihi batas jumlah maksimum kunjungan pada objek wisata. Sehingga, perlu dilakukan evaluasi terkait hal tersebut serta dengan upaya mendistribusikan acara tersebut ke tempat lain untuk menghindari ancaman pada cagar budaya. Saran yang dapat diberikan untuk cagar budaya yang khususnya di Kecamatan Trowulan adalah (1) pihak pengelola meningkatkan promosi, fasilitas, dan sarana prasarana yang menarik dan nyaman dikunjungi, serta (2) sebagai rujukan dalam perhitungan jumlah daya tampung wisatawan yang berkunjung ke cagar budaya sebagai usaha pemanfaatan dan pengembangan yang sesuai dengan usaha pelestariannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/100073

Actions (login required)

View Item View Item