Pemanfaatan sistem informasi geografi untuk analisis spasial tingkat pelayanan jalan Kota Malang / Bukhori Iman Pambudi

Pambudi, Bukhori Iman (2019) Pemanfaatan sistem informasi geografi untuk analisis spasial tingkat pelayanan jalan Kota Malang / Bukhori Iman Pambudi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Pambudi, Bukhori I. 2018. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi untuk Analisis Spasial Tingkat Pelayanan Jalan Kota Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Purwanto, S.Pd, M.Si., (II) Dr. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd, M.Si. Kata Kunci: Volume, Kapasitas, Tingkat Pelayanan Jalan, Sistem Informasi Geografis (SIG) Kota Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya yaitu dengan jumlah penduduk mencapai 856.410 jiwa pada tahun 2016 (BPS Kota Malang, 2017). Jumlah penduduk yang mendekati satu juta jiwa, aktivitas kendaraan moda darat sangat padat terutama pada jam–jam sibuk di pagi dan sore hari (jam 07.00 dan 16.00 WIB). Kemacetan lalu lintas tidak dapat dihindari karena masyarakat terus melakukan berbagai aktivitas di antaranya berangkat kerja, berangkat sekolah, dan keperluan lainnya. Sebaliknya pada jam 16.00 WIB saat masyarakat pulang dari kerja akan memadati arus lalu lintas. Rutinitas seperti ini menimbulkan kemacetan lalu lintas setiap harinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) persebaran spasial tingkat pelayanan jalan di Kota Malang; (2) prediksi tingkat pelayanan jalan kedepannya dengan kapasitas yang sama pada saat penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Tingkat pelayanan jalan didasarkan pada beberapa variabel yakni, volume dan kapasitas (c) jalan yang meliputi, kapasitas dasar, lebar jalan, pemisah arah, hambatan samping, ukuran kota. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survey lapangan. Metode analisis yang digunakan adalah metode scoring atau pembobotan terhadap variabel-variabel tersebut. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah persebaran tingkat pelayanan jalan di Kota Malang sangat bervariasi. Kecamatan Blimbing memiliki jalan kategori tingkat pelayanan jalan terendah yaitu E, dengan karakteristik tidak stabil pada Jl R. Panji Suroso dan Jl S. Priyo Sudarno. Kecamatan Kedungkandang memiliki jalan kategori tingkat pelayanan jalan terendah yaitu C, dengan karakteristik arus stabil dan kecepatan dapat dikontrol lalu lintas pada Jl Kolonel Sugiono. Kecamatan Sukun memiliki jalan kategori tingkat pelayanan jalan terendah yaitu D, dengan karakteristik arus mulai tidak stabil pada Jl Satsui Tubun, Jl S Supriadi, dan Jl S. Riadi. Kecamatan Klojen memiliki jalan kategori tingkat pelayanan jalan terendah yaitu D, dengan karakteristik arus mulai tidak stabil pada Jl Maijen Panjaitan. Sedangkan Kecamatan Lowokwaru memiliki jalan kategori tingkat pelayanan jalan terendah yaitu B, dengan karakteristik arus stabil pada Jl MT. Hariyono, Jl. Soekarno Hatta, dan Jl Gajayana. Keberadaan jumlah pendatang, tempat-tempat pendidikan, tempat-tempat perbelanjaan menjadi faktor yang secara tidak langsung mempengaruhi tingkat pelayanan jalan. Adapun hasil prediksi rata-rata tingkat pelayanan jalan Kota Malang tahun 2025 menurun di setiap ruas jalannya pada jam sibuk. Beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan kualitas tingkat pelayanan jalan ini adalah semakin bertambahnya penduduk, meningkatnya migrasi masuk, dan jumlah kendaraan yang bertambah tiap tahunnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Mar 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/100068

Actions (login required)

View Item View Item