Sistem informasi geografi berbasis model jaringan syaraf tiruan untuk analisis kesesuaian lahan tanaman gumitir (Tagetes erecta L) Lereng Barat Daya Gunung Agung 2017 / Mohammad Naufal Fathoni

Fathoni, Mohammad Naufal (2019) Sistem informasi geografi berbasis model jaringan syaraf tiruan untuk analisis kesesuaian lahan tanaman gumitir (Tagetes erecta L) Lereng Barat Daya Gunung Agung 2017 / Mohammad Naufal Fathoni. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Fathoni, Mohammad Naufal. 2018. Sistem Informasi Geografi Berbasis Model Jaringan Syaraf Tiruan untuk Analisis Kesesuaian Lahan Tanaman Gumitir (Tagetes Erecta L) Lereng Barat Daya Gunung Agung 2017. Skripsi, Program Studi Geografi, Jurusan Geografi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Syamsul Bachri, S.Si, M.Sc., Ph.D. (II) Purwanto, S.Pd., M.Si. Kata Kunci: jaringan syaraf tiruan, kesesuaian lahan pertanian, Fuzzy-AHP Erupsi Gunung Agung pada tahun 2017 memiliki dampak pada daerah disekitarnya. Guyuran abu vulkanik dan lahar hujan pada beberapa daerah dapat berpengaruh terhadap tatanan dan potensi suatu lahan. Evaluasi mengenai arahan komoditas pertanian di daerah sekitar Gunung Agung merupakan sebuah upaya untuk mengenali potensi dari lahan terdampak erupsi. Teknologi jaringan saraf dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan untuk melakukan analisis kesesuaian lahan. Evaluasi kesesuaian lahan pertanian didukung data lapangan berupa kualitas dan karaktersitik lahan untuk memperoleh informasi potensi lahan secara spasial. Terdapat 19 karakteristik lahan yang merupakan parameter evaluasi kesesuaian lahan berupa temperature, ketersediaan air, ketersediaan oksigen, media perakaran, retensi hara, sodisitas, bahaya sulfidik, bahaya erosi, bahaya banjir, dan aspek penyiapan lahan. Beberapa tahapan dilakukan dalam penelitian ini meliputi, (1) kegiatan pra lapangan, (2) pengamatan lapangan, (3) uji laboratorium, (4) wawancara preferensi ahli, (5) pembobotan Fuzzy AHP, (6) preparasi data ainput, (7) klasifikasi jaringan syaraf tiruan, dan (8) validasi dan visualisasi kesesuaian lahan tanaman pertanian. Secara keseluruhan, lereng barat daya Gunung Agung memiliki kualitas dan karakteristik lahan yang masih mendukung untuk budidaya tanaman pertanian. Karakteristik lahan yang menjadi faktor pembatas utama berupa kelerengan, erosi, dan batuan permukaan. Klasifikasi jaringan syaraf tiruan menggambarkan kelas kesesuaian lahan secara fleksibel dan mampu mengakomodasi input yang mempunyai perbedaan struktur pada setiap bentangan nilai piksel sehingga ketidakpastian dari data dapat dihindari. Arsitektur jaringan 19-8-1 digunakan dalam proses klasifikasi karena menghasilkan nilai error yang paling rendah. Terdapat 3 kelas kamampuan lahan berupa kelas S1 dengan luasan 52,03 km2, kelas S2 dengan luasan 24,89 km2, dan kelas N dengan luasan 5,53 km2. Klasifikasi kemampuan lahan menggunakan jaringan syaraf tiruan menghasilkan nilai akurasi yang tinggi yaitu sebesar 88,58% dan nilai koefisien Kappa 0,73.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/100059

Actions (login required)

View Item View Item