Evaluasi potensi gua untuk pengembangan wisata minat khusus susur gua di Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang / Arif Sevfri Diansyah

Diansyah, Arif Sevfri (2018) Evaluasi potensi gua untuk pengembangan wisata minat khusus susur gua di Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang / Arif Sevfri Diansyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Diansyah, Arif Sevfri. 2018. Evaluasi Potensi Gua Untuk Pengembangan Wisata Minat Khusus Susur Gua Di Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Yuswanti Ariani W, M.Si, (II) Purwanto, S.Pd, M.Si Kata Kunci : Kelayakan Gua, Potensi Gua, Wisata Minat Khusus Susur Gua Kawasan Karst merupakan kawasan yang memiliki potensi alam yang besar baik dari eksokarst maupun endokarst. Potensi eksokart berupa dolin, uvala, polje, bukit residual, kerucut, menara karst serta endokarst berupa gua. Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang merupakan salah satu desa yang terletak di kawasan karst selatan Pulau Jawa yang memiliki potensi endokarst yang dapat dijadikan sebagai potensi wisata minat khusus susur gua yang bermanfaat bagi masyarakat dan kawasan karst itu sendiri. Potensi endokarst yaitu gua yang berada di Desa Gajahrejo masih belum optimal dalam pengembangannya untuk dijadikan sebagai objek wisata minat khusus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survey serta menentukan lokasi dengan purposive sampling yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menilai kelayakan dan mengevaluasi potensi gua yang berada di Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Pengelolaan data dalam penelitian ini ada dua yaitu menggunakan skoring ADO-ODTWA dan skoring Derajat Kesulitan Gua. Penilaian kelayakan gua yang berdasarkan kriteria penilaian ADO-ODTWA yang mengacu pada Pedoman Analisis Daerah Operasi dan Daya Tarik Wisata Alam yang dikeluarkan oleh Direktur Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Tahun 2003 yang sudah dimodifikasi. Penilaian evaluasi potensi gua berdasarkan Derajat Kesulitan Gua didasarkan pada Mulyati 2007 dengan dijadikan 4 kelas tingkat kesulitan gua, ada sangat sulit, sulit, sedang, dan mudah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kedua gua yang diteliti yaitu Gua Coban dan Gua Jenggot layak dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata minat khusus susur gua. Gua Coban mendapatkan nilai kelayakan dari analisis ADO-ODTWA sebesar 2.040 yang termasuk dalam kategori layak. Gua Coban juga mendapatkan nilai potensi berdasarkan Derajat Kesulitan Gua sebesar 7 yang termasuk dalam kategori sulit. Sedangkan Gua Jenggot mendapatkan nilai kelayakan dari analisis ADO-ODTWA sebesar 2.000 yang termasuk dalam kategori layak. Gua Jenggot juga mendapatkan nilai potensi berdasarkan Derajat Kesulitan Gua sebesar 2 yang termasuk dalam kategori mudah. Konsep wisata minat khusus yang dapat dikembangkan di Gua Coban yaitu Petualangan serta pendidikan dan direkomendasaikan bagi penelusur tingkat menengah karena membutuhkan keahlian khusus. Sedangkan konsep wisata minat khusus yang dapat dikembangkan di Gua Jenggot yaitu lebih kearah pendidikan karena kurang memberi kesan petualangan dikarenakan tergolong gua yang pendek dan medannya termasuk dalam kategori mudah dan direkomendasikan bagi penelusur tingkat pemula.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 01 Nov 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/100054

Actions (login required)

View Item View Item